Okupansi Hotel di DIY Turun 5-10 Persen, PHRI Soroti Persaingan Akomodasi
PHRI DIY mencatat okupansi hotel berbintang 35–45% dan nonbintang 15–25% hingga Oktober 2026, turun 5–10% dibandingkan tahun lalu.
Industri tekstil./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menyebut industri tekstil masih berjalan normal di tengah kondisi global yang kurang mendukung. Kepala Disperindag DIY, Syam Arjayanti mengatakan operasional kegiatan industri masih berjalan baik.
"Industri tekstil DIY alhamdulilah masih berjalan normal, dan semoga akan tetap berjalan dengan baik," ucapnya, Jumat (28/6/2024).
Dia mengatakan Disperindag DIY berkolaborasi dengan semua pihak mengupayakan agar kegiatan operasional bisa berjalan lancar. Seperti dengan Bea Cukai, Dinas Perizinan, Kementerian Perdagangan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY, hingga Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) DIY.
Lebih lanjut dia mengatakan gerakan bangga buatan Jogja juga terus digencarkan. Sehingga masyarakat bisa berperan dalan meningkatkan perekonomian di DIY.
BACA JUGA: Industri Tekstil Dalam Negeri Disebut Terpuruk Selama 9 Tahun Terakhir
"Sinergi Disperindag dengan berbagai instansi dan asosiasi terus ditingkatkan dalam kegiatan pelayanan ekspor," jelasnya.
Sebelumya, API DIY menyebut sampai saat ini belum ada perusahaan tekstil yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Wakil Ketua Bidang Organisasi & Keanggotaan API DIY, Timotius Apriyanto mengatakan berdasarkan musyawarah API DIY 2024 belum ada laporan perusahaan tekstil yang melakukan PHK.
Dia mengatakan memang ada informasi yang menyebutkan bahwa di luar DIY sudah ada beberapa perusahaan tekstil yang tutup. Di DIY sendiri, ada satu perusahaan yang tengah recovery dan diharapkan akan baik-baik saja.
"Secara umum belum ada laporan perusahaan yang melakukan layoff, saya ada di forum Tripartit juga," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PHRI DIY mencatat okupansi hotel berbintang 35–45% dan nonbintang 15–25% hingga Oktober 2026, turun 5–10% dibandingkan tahun lalu.
Pelatih kepala baru PSIM Jogja, Risto Vidakovic, mulai terlibat dalam proses pembenahan tim meski belum resmi mendampingi skuad dari pinggir lapangan. Pelatih a
SKK Migas menargetkan proyek Gas Mako Natuna berproduksi 111 MMscfd dalam dua tahun dan memasok kebutuhan listrik Batam.
KAI Daop 6 Yogyakarta membuka pemesanan tiket kereta keberangkatan 1 Desember 2026 melalui Access by KAI mulai 1 November.
Polri akan mendalami keluhan penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran di Sukoharjo melalui mekanisme pengawasan internal, termasuk Propam.
Anggota DPRD Sleman Respati Agus Sasangka menindaklanjuti keluhan sampah di Pasar Cebongan dengan mengusulkan penggunaan insinerator dan optimalisasi mesin komp