BKK Reformasi Kalurahan Naik Menjadi Rp150 Juta
Paniradya Kaistimewan DIY menaikkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) reformasi kalurahan/kelurahan tahun ini menjadi Rp120 juta per kalurahan
Foto ilustrasi. Penampilan Bintang Band dalam Ngayogjazz 2023 yang diadakan Gancahan, Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Godean pada Sabtu (18/11/2023).Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA—Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY menyebut kunjungan wisatawan di momen libur sekolah ini lebih baik jika dibandingkan dengan lebaran kemarin. Lonjakan ini dampak dari banyaknya event yang digelar di DIY.
Ketua GIPI DIY, Bobby Ardianto mengatakan kunjungan wisatawan ini juga mendongkrak dari sisi akomodasi makan minum dan UMKM, lebih baik dari lebaran kemarin. Peningkatannya menurut Bobby sekitar 20-30%. Menurutnya ini menjadi momentum bagi pemangku kepentingan pariwisata DIY untuk mulai pola berwisatanya sehingga lebih berkualitas.
"Selama ini kunjungan terus pulang, impact ekonominya kurang," ucapnya, Senin (8/7/2024). Kini, kata Bobby, dengan banyaknya event dan perubahan teman-teman destinasi dalam membuat paket layanan sudah mengarah ke peningkatan kualitas.
Berbagai perubahan ini dalam rangka mendorong length of stay atau lama tinggal wisatawan. Semakin lama wisatawan tinggal maka belanja juga akan terdorong.
BACA JUGA: Miliaran Password Bocor di Forum Peretasan, Campuran Pelanggaran Lama dan Baru
Lebih lanjut dia mengatakan tugas pelaku wisata adalah mengkoneksikan market dengan yang akan mereka nikmati. Misal saat liburan sekolah maka event yang digelar berkaitan dengan market libur sekolah sehingga dampaknya bisa maksimal.
"Misalnya libur anak sekolah ada event edukasi, dan semua yang relate," jelasnya.
Kemudian di momen libur lainnya event yang digelar harus disesuaikan. Terkonsep antara market yang datang dengan event yang digelar. "Listing kebutuhan dan koneksikan dengan apa yang bisa dilakukan."
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY menyebut event nasional dan internasional yang digelar beberapa hari lalu terbukti bisa mendongkrak okupansi di DIY. Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo mengatakan okupansi pada 5 dan 6 Juli 2024 bahkan rata-ratanya mencapai 95%-100%.
Dia berharap event-event yang lalu konser-konser, pameran seperti Artjog dan lainnya bisa terus digelar. Lalu sport tourism, budaya dan lainnya. "Terbukti bisa mendongkrak okupansi hotel," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Paniradya Kaistimewan DIY menaikkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) reformasi kalurahan/kelurahan tahun ini menjadi Rp120 juta per kalurahan
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 11 Juni 2026 lengkap rute YIA-Tugu dan Tugu-YIA. Cek jam keberangkatan kereta bandara terbaru di Jogja.
PT Astra Honda Motor (AHM) melalui AHM Best Student 2026 mengajak generasi muda untuk menghadirkan inovasi yang aplikatif, kreatif, dan berdampak nyata
Warga terdampak limbah SPPG Mangiran di Bantul mengaku didatangi empat orang tak dikenal yang mempertanyakan sikapnya terkait pencemaran sumur.
MKH menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap dengan hak pensiun kepada hakim PN Cilacap setelah terbukti menerima uang Rp15 juta dari advokat.
Layanan SIM keliling Kulonprogo kembali dibuka. Simak jadwal SIMMADE, Simenor, MPP, Satpas, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.