Ekonomi DIY Tumbuh 5,75% pada Triwulan II 2026, Tertinggi di Jawa
Ekonomi DIY tumbuh 5,75% pada triwulan II 2026, tertinggi di Pulau Jawa. BPS mengungkap sektor pendorong dan BI optimistis tren berlanjut.
Foto ilustrasi. Penampilan Bintang Band dalam Ngayogjazz 2023 yang diadakan Gancahan, Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Godean pada Sabtu (18/11/2023).Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA—Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY menyebut kunjungan wisatawan di momen libur sekolah ini lebih baik jika dibandingkan dengan lebaran kemarin. Lonjakan ini dampak dari banyaknya event yang digelar di DIY.
Ketua GIPI DIY, Bobby Ardianto mengatakan kunjungan wisatawan ini juga mendongkrak dari sisi akomodasi makan minum dan UMKM, lebih baik dari lebaran kemarin. Peningkatannya menurut Bobby sekitar 20-30%. Menurutnya ini menjadi momentum bagi pemangku kepentingan pariwisata DIY untuk mulai pola berwisatanya sehingga lebih berkualitas.
"Selama ini kunjungan terus pulang, impact ekonominya kurang," ucapnya, Senin (8/7/2024). Kini, kata Bobby, dengan banyaknya event dan perubahan teman-teman destinasi dalam membuat paket layanan sudah mengarah ke peningkatan kualitas.
Berbagai perubahan ini dalam rangka mendorong length of stay atau lama tinggal wisatawan. Semakin lama wisatawan tinggal maka belanja juga akan terdorong.
BACA JUGA: Miliaran Password Bocor di Forum Peretasan, Campuran Pelanggaran Lama dan Baru
Lebih lanjut dia mengatakan tugas pelaku wisata adalah mengkoneksikan market dengan yang akan mereka nikmati. Misal saat liburan sekolah maka event yang digelar berkaitan dengan market libur sekolah sehingga dampaknya bisa maksimal.
"Misalnya libur anak sekolah ada event edukasi, dan semua yang relate," jelasnya.
Kemudian di momen libur lainnya event yang digelar harus disesuaikan. Terkonsep antara market yang datang dengan event yang digelar. "Listing kebutuhan dan koneksikan dengan apa yang bisa dilakukan."
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY menyebut event nasional dan internasional yang digelar beberapa hari lalu terbukti bisa mendongkrak okupansi di DIY. Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo mengatakan okupansi pada 5 dan 6 Juli 2024 bahkan rata-ratanya mencapai 95%-100%.
Dia berharap event-event yang lalu konser-konser, pameran seperti Artjog dan lainnya bisa terus digelar. Lalu sport tourism, budaya dan lainnya. "Terbukti bisa mendongkrak okupansi hotel," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonomi DIY tumbuh 5,75% pada triwulan II 2026, tertinggi di Pulau Jawa. BPS mengungkap sektor pendorong dan BI optimistis tren berlanjut.
Investasi langsung perusahaan Jerman di AS anjlok hampir dua pertiga secara tahunan menjadi hanya €4,3 miliar di semester I 2026—level terendah sejak 2023. Kebi
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi industri keuangan di DIY untuk memperkuat peran sektor jasa keuangan dalam mewujudkan
Indonesia bukan satu-satunya negara yang merdeka di bulan Agustus. India (15/8), Malaysia (31/8), Korea (15/8), hingga Ukraina (24/8) juga rayakan kemerdekaan d
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melepas keberangkatan 16 personel gabungan dan ribuan paket bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Provinsi NTT
Kolonel Inf Priyo Handoyo terpilih menjadi Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka. Berikut profil, perjalanan karier, dan rekam jejak perwira TNI AD te