Libur Tahun Baru Islam Penumpang KA di Daop 6 Jogja Melonjak 54 Persen
Penumpang kereta api di Daop 6 Yogyakarta melonjak 54 persen menjelang libur Tahun Baru Islam. KAI menambah tiga perjalanan kereta untuk mengakomodasi lonjakan.
PT PGN Tbk mendukung kebijakan pemerintah terkait dengan pemenuhan kebutuhan energi gas bumi . Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—PT PGN Tbk mendukung kebijakan pemerintah terkait dengan pemenuhan kebutuhan energi gas bumi sebagai salah satu komponen operasional sektor industri sehingga daya saing dan dan keberlanjutan industri terjaga.
Direktur Komersial PGN, Ratih Esti Prihatini mengatakan sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN berupaya agar terjadi simbiosis mutualisme dalam kerja sama antara kedua belah pihak. Saling mendukung agar penyaluran dan penyerapan gas bumi tetap terjaga, sehingga kebutuhan gas pelaku industri terpenuhi.
"Harapannya PGN dan industri dapat tumbuh bersama untuk mendukung perekonomian," ucapnya dalam keterangan resminya, Jumat (12/7/2024).
Baca Juga: Menilik Manfaat Subsidi Gas Industri guna Wujudkan Indonesia Emas 2045
Menurutnya PGN berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah termasuk melaksanakan penyaluran gas bumi kepada industri tertentu atau HGBT. PGN telah menyalurkan seluruh volume HGBT yang diterima dari pemasok kepada seluruh industri penerima HGBT sesuai alokasi yang telah ditetapkan pemerintah.
Lebih lanjut dia menjelaskan sebagai perusahaan terbuka PGN berkomitmen menjalankan operasi secara transparan dan sesuai GCG. Bisa di cek oleh rekan-rekan industri dalam laporan keterbukaan.
Baca Juga: Menteri ESDM Sebut Gas Bumi Akan Menjembatani Proses Transisi ke Energi Bersih
Ke depan, kata Ratih, diharapkan ada stimulasi untuk menjaga kelangsungan bisnis midstream dan downstream hilir gas bumi. Serta kemampuan badan usaha sebagai kepanjangan tangan pemerintah dalam mengembangkan infrastruktur gas bumi. Infrastruktur masih sangat dibutuhkan berbagai daerah baik bagi pelaku usaha industri, UMKM serta rumah tangga yang belum mendapatkan manfaat gas bumi.
"PGN berharap dapat terus menjadi pemain sentral dalam optimalisasi pemanfaatan gas bumi."
Baca Juga: OPINI: Urgensi Kementerian Energi dan Lingkungan Hidup
Ketua Forum Industri Pengguna Gas Bumi (FIPGB), Yustinus Gunawan mengatakan transparansi data menjadi salah satu concern asosiasi asosiasi industri pemakai gas bumi. Sebab tanpa PGN dan gas bumi kondisi operasional rekan-rekan industri akan terganggu.
Oleh karena itu pihaknya akan mendukung upaya-upaya yang dilakukan PGN untuk dapat melayani kebutuhan gas industri secara maksimal, namun tentunya juga dengan harga gas yang kompetitif.
"Untuk mendukung daya saing industri," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang kereta api di Daop 6 Yogyakarta melonjak 54 persen menjelang libur Tahun Baru Islam. KAI menambah tiga perjalanan kereta untuk mengakomodasi lonjakan.
PT Importa Jaya Abadi (Importa) meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian penjualan 1 juta unit lemari pakaian besi
Kasus Ebola di Kongo meningkat. Dosen UMY mengingatkan Indonesia memperkuat kewaspadaan, deteksi dini, dan sistem kesehatan menghadapi ancaman penyakit menular.
Kemhan mengevaluasi total Latsarmil SPPI 2026 usai lima peserta meninggal, mencakup seleksi kesehatan, latihan fisik, dan metode pembelajaran.
Bareskrim menyelidiki 15 perusahaan yang diduga menjadi sponsor 321 WNA dalam kasus sindikat judi online Hayam Wuruk.
Xpeng G6 AWD resmi meluncur di Indonesia dengan motor ganda, tenaga 358 kW, akselerasi 4,13 detik, dan identitas baru Black Edition.