Penumpang WNA Naik 7,8 Persen, KAI Daop 6 Perkuat Konektivitas Wisata
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 264.335 penumpang WNA hingga September 2026, tumbuh 7,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Para peserta Program Edukasi Konservasi berfoto bersama./Istimewa-Telkom
PURBALINGGA—Sebagai perusahaan digital telekomunikasi, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus berkomitmen dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, dan Corporate Governance dalam menjalankan operasional bisnisnya.
Kepedulian terhadap lingkungan serta perubahan iklim salah satunya diwujudkan melalui kaderisasi generasi muda peduli lingkungan melalui Program Edukasi Konservasi.
Di tahun kedua pelaksanaannya, Program Edukasi Konservasi bertujuan mewadahi generasi muda dan berbagai komunitas lingkungan untuk melakukan sharing knowledge mengenai keilmuan konservasi, kebencanaan dan lingkungan.
Dengan hadirnya generasi muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap konservasi lingkungan, diharapkan dapat meningkatkan optimisme terhadap kehidupan berkelanjutan yang lebih baik di masa depan.
Program Edukasi Konservasi dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu Masa Pendidikan & Masa Implementasi.
Masa pendidikan Program Edukasi Konservasi dilaksanakan pada 24-26 Mei 2024 lalu di area konservasi Bukit Siregol, Desa Kramat, Purbalingga, Jawa Tengah.
Diikuti oleh 100 orang peserta dari seluruh Indonesia, program ini menghadirkan sejumlah narasumber tokoh konservasi lingkungan wilayah Jawa Tengah.
Salah seorang peserta asal Kabupaten Jepara, Arum Sekar menyampaikan antusiasmenya terhadap Program Edukasi Konservasi ini. “Telkom Indonesia telah mewadahi kami para komunitas lingkungan untuk lebih memperkaya diri secara pengetahuan. Sehingga beragam ilmu baru seputar konservasi yang kami dapatkan bisa menjadi bekal kami untuk lebih berdampak bagi lingkungan,” kata Arum, dikutip dari keterangan resmi yang diterima, Rabu (31/7/2024).
Sementara itu, Senior General Manager Social Responsibility Center Telkom, Hery Susanto menyatakan, “Telkom Indonesia sangat berkomitmen dalam menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan bukan hanya dalam pencegahan namun juga dalam pemulihan serta pemeliharaan lingkungan hidup. Antusiasme masyarakat yang besar juga membuat program ini dapat terlaksana secara berkelanjutan. Harapannya program ini dapat terus berlanjut dan terasa dampak serta manfaatnya oleh warga sekitar”.
Komitmen Telkom untuk melakukan pelestarian lingkungan selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-13 mengenai Climate Action.
Melalui Program Edukasi Konservasi, dengan membentuk generasi muda yang peduli dan mau bergerak terhadap kelestarian lingkungan, Telkom berharap dapat menghasilkan kualitas kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 264.335 penumpang WNA hingga September 2026, tumbuh 7,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
PSIM Jogja menilai Grup E League Cup 2026/2027 relatif bersahabat dan diuntungkan karena tak perlu menjalani laga tandang di luar DIY.
Harga iPhone 15 dan 16 turun hingga Rp1,5 juta setelah iPhone 18 rilis. Simak daftar harga iPhone 15, 16, 17 dan 18 terbaru.
Komjak menilai konsep kekayaan tak wajar dan harta tak terjelaskan perlu diperjelas dalam RUU Perampasan Aset.
Nusron Wahid absen dari pemeriksaan KPK sebagai saksi kasus ATR/BPN. Ketua KPK Setyo Budiyanto menyoroti alasan agenda internal kementerian.
Kasus ISPA di Bantul mencapai 11.883 kasus pada April 2026 sebelum turun pada Juli dan Agustus, menurut data Dinkes Bantul.