Tol Jogja-Solo: Exit Toll Bokoharjo Ditarget Fungsional Lebaran 2027
Pembangunan Tol Jogja-Solo mencapai 98%. Jasa Marga menambah akses exit Tol Purwomartani menuju Bokoharjo yang ditargetkan fungsional saat Lebaran 2027.
Wisatawan Mancanegara - Ilustrasi
Harianjogja.com, JOGJA—Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY menyebut rencana pembukaan penerbangan charter Bangkok-Yogyakarta International Airport (YIA) pada Oktober 2024 mendatang menjadi langkah awal. Sebab sampai saat ini belum ada penerbangan langsungnya.
Ketua GIPI DIY, Bobby Ardianto mengatakan pembukaan charter langsung ini bisa mendongkrak kunjungan ke Candi Borobudur. Khususnya untuk buddhist pilgrim, dan tidak menutup kemungkinan akan membawa market-market lainnya.
Dia mengatakan untuk memperbesar pasar, mau tidak mau harus dilakukan investasi. Berbagai upaya harus dilakukan di awal, menjadi satu semangat yang harus dilakukan oleh semua pemangku kepentingan, termasuk industri penerbangan.
"Effort pasti akan dilakukan di awal tidak ada orang buka satu jalur di dalam market tertentu langsung profit, saya pikir gak ada," ucapnya, Kamis (15/8/2024).
Meski rencananya ketersediaan penerbangan baru sepekan sekali Bobby menyebut tidak masalah, yang penting sudah mulai ada akses. Ia berpandangan Thailand tidak hanya sebuah destinasi, namun bagian dari hub.
Wisatawan yang berhenti di Thailand bisa melanjutkan perjalanan ke negara lain. Sehingga market selain Thailand juga bisa berkunjung ke Indonesia lewat YIA.
"Tidak hanya berasal dari warga Thailand sendiri tapi banyak warga negara lain yang mereka sudah sampai Thailand dan meneruskan ke Indonesia," jelasnya.
BACA JUGA: Mulai Oktober 2024 Ada Penerbangan Charter Langsung Bangkok-YIA
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Asita DIY, Edwin Ismedi Himna mengatakan industri terbuka dengan rencana ini. Nantinya akan coba dikomunikasikan apakah kemudian keluar tetap lewat YIA atau Bali dan Jakarta. Dia berharap setidaknya penerbangan dua kali dalam sepekan, sehingga tidak terlalu lama jedanya.
"[Singapura dan Malaysia] setiap hari, dua kali sehari," kata Edwin.
Sebelumnya, Badan Otorita Borobudur (BOB) menyebut pada Oktober 2024 mendatang akan tersedia penerbangan charter Bangkok-YIA. Direktur Utama BOB, Agustin Peranginangin mengatakan penerbangan langsung Bangkok-YIA terus didorong oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) agar segera terealisasi.
Dia menyebut saat ini sudah ada pertemuan intensif antara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bangkok dengan Tourism Authority of Thailand (TAT). Sebagai tindak lanjut dari pertemuan antara Deputi Pemasaran Kemenparekraf dengan Direktur TAT.
Menurutnya saat ini sedang dikaji terkait dengan kemungkinan penerbangan charter langsung dari Bangkok ke DIY oleh maskapai Air Asia. TAT telah berkoordinasi erat dengan Air Asia dan 10 travel agent di Bangkok yang menjual paket wisata ke DIY.
"Rencana peluncuran penerbangan charter tersebut diharapkan dapat dimulai pada bulan Oktober 2024," ucapnya. (Anisatul Umah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan Tol Jogja-Solo mencapai 98%. Jasa Marga menambah akses exit Tol Purwomartani menuju Bokoharjo yang ditargetkan fungsional saat Lebaran 2027.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.