Harga BBM 19 September 2026, Pertamax hingga Shell Naik
Harga BBM 19 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal bulan. Cek harga Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell terbaru.
Ilustrasi rekening nasabah bank. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Fasilitas paylater yang ditawarkan perbankan makin banyak peminat. Hingga Juli 2024, porsi paylater di sektor perbankan tercatat sebesar 0,24%, dengan pertumbuhan yang kuat di tengah meningkatnya minat masyarakat.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae, menjelaskan bahwa baki debet kredit BNPL mengalami kenaikan sebesar 36,66% secara tahunan (yoy), dari 49,43% pada Juni 2024 menjadi Rp18,01 triliun.
"Total jumlah rekening meningkat menjadi 17,90 juta, naik dari 17,48 juta pada Juni 2024," ujar Dian dalam keterangan resmi, akhir pekan lalu (6/8/2024).
Tingkat risiko kredit BNPL yang ditawarkan perbankan juga menunjukkan perbaikan. Tingkat kredit bermasalah turun menjadi 2,24% pada Juli 2024, dari 2,5% di bulan sebelumnya.
Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menilai pertumbuhan bisnis paylater di sektor perbankan didorong oleh basis konsumen bank yang lebih besar dibandingkan dengan nasabah multifinance atau pinjaman online. "Sebagian besar nasabah bank sudah adaptif dengan teknologi, sehingga penetrasi pasar paylater oleh bank lebih mudah dilakukan," ujar Nailul.
Nailul juga mencatat bahwa bank memiliki keunggulan dalam hal data pengukuran kredit yang lebih luas dan akurat, memberikan keuntungan bagi perbankan dalam persaingan di pasar BNPL.
BACA JUGA: Harga Cabai dan Bawang Merah Hari Ini Naik
Namun, ia mencatat bahwa sebagian besar pengguna paylater bank berasal dari nasabah perbankan itu sendiri, sementara segmen unbanked dan underbanked lebih banyak digarap oleh multifinance dan pinjaman online.
Ke depannya, persaingan dalam bisnis paylater kemungkinan akan terjadi di dalam ekosistem perbankan itu sendiri. "Tenant yang menerima layanan paylater dan integrasi layanan digital akan menjadi faktor penentu dalam persaingan tersebut," kata Nailul.
Saat ini, setelah bank-bank besar seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) merilis produk paylater sejak akhir 2023, bank kelas menengah seperti CIMB Niaga, BTN, dan BSI juga mulai terjun ke bisnis paylater perbankan, menciptakan persaingan baru di pasar ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Harga BBM 19 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal bulan. Cek harga Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell terbaru.
Kortastipidkor Polri menggeledah kantor dan rujab Bupati Gowa terkait dugaan pemerasan, pungli, gratifikasi PBG 2025-2026 dan TPPU.
Status Gunung Anak Krakatau turun dari Siaga ke Waspada setelah aktivitas menurun. Radius 2 km dari pusat aktivitas masih terlarang.
BMKG memprediksi musim hujan 2026/2027 datang lebih lambat di 529 ZOM akibat El Nino sangat kuat yang bertahan hingga awal 2027.
Kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla tembus 151.000. Kemenkes mengerahkan 1.898 tenaga kesehatan ke tujuh provinsi.
BDx mulai membangun data center AI 640 MW di Jatiluhur. Gedung pertama berkapasitas 120 MW ditargetkan beroperasi awal 2027.