Duka Budaya! Pelestari Wayang Kertas Legendaris Mbah Brambang Wafat
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Ilustrasi rekening nasabah bank. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Fasilitas paylater yang ditawarkan perbankan makin banyak peminat. Hingga Juli 2024, porsi paylater di sektor perbankan tercatat sebesar 0,24%, dengan pertumbuhan yang kuat di tengah meningkatnya minat masyarakat.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae, menjelaskan bahwa baki debet kredit BNPL mengalami kenaikan sebesar 36,66% secara tahunan (yoy), dari 49,43% pada Juni 2024 menjadi Rp18,01 triliun.
"Total jumlah rekening meningkat menjadi 17,90 juta, naik dari 17,48 juta pada Juni 2024," ujar Dian dalam keterangan resmi, akhir pekan lalu (6/8/2024).
Tingkat risiko kredit BNPL yang ditawarkan perbankan juga menunjukkan perbaikan. Tingkat kredit bermasalah turun menjadi 2,24% pada Juli 2024, dari 2,5% di bulan sebelumnya.
Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menilai pertumbuhan bisnis paylater di sektor perbankan didorong oleh basis konsumen bank yang lebih besar dibandingkan dengan nasabah multifinance atau pinjaman online. "Sebagian besar nasabah bank sudah adaptif dengan teknologi, sehingga penetrasi pasar paylater oleh bank lebih mudah dilakukan," ujar Nailul.
Nailul juga mencatat bahwa bank memiliki keunggulan dalam hal data pengukuran kredit yang lebih luas dan akurat, memberikan keuntungan bagi perbankan dalam persaingan di pasar BNPL.
BACA JUGA: Harga Cabai dan Bawang Merah Hari Ini Naik
Namun, ia mencatat bahwa sebagian besar pengguna paylater bank berasal dari nasabah perbankan itu sendiri, sementara segmen unbanked dan underbanked lebih banyak digarap oleh multifinance dan pinjaman online.
Ke depannya, persaingan dalam bisnis paylater kemungkinan akan terjadi di dalam ekosistem perbankan itu sendiri. "Tenant yang menerima layanan paylater dan integrasi layanan digital akan menjadi faktor penentu dalam persaingan tersebut," kata Nailul.
Saat ini, setelah bank-bank besar seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) merilis produk paylater sejak akhir 2023, bank kelas menengah seperti CIMB Niaga, BTN, dan BSI juga mulai terjun ke bisnis paylater perbankan, menciptakan persaingan baru di pasar ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
Instagram menghadirkan fitur baru Instants untuk berbagi foto spontan yang hanya bisa dilihat satu kali dan hilang otomatis setelah 24 jam.
Cristiano Ronaldo berpeluang meraih dua trofi bersama Al Nassr akhir pekan ini sambil terus memburu target 1.000 gol karier.
Bekerja sama dengan SMK Bhumi Phala Parakan Temanggung, Astra Motor Yogyakarta menggelar pelatihan Safety Riding intensif bagi para siswa
Lazio dipastikan absen dari kompetisi Eropa dua musim beruntun usai kalah dari Inter Milan di final Coppa Italia 2025-2026.