Asap Bus Trans Jogja Diprotes Warga, Dishub DIY Akui Armada Sudah Uzur
Dishub DIY menanggapi keluhan asap hitam Trans Jogja. Sebanyak 74 persen armada berusia di atas 7 tahun dan tetap menjalani perawatan rutin.
Ilustrasi kamar hotel Greenhost./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY membenarkan peringatan gempa megathrust membuat geliat wisata di DIY menurun.
Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo menyampaikan peringatan ini sudah berdampak kepada okupansi hotel, serta pada resto. Meski berdampak, Deddy menyebut tidak signifikan.
Berdasarkan catatan PHRI DIY okupansi pada Agustus 2024 rata-rata 40-45%, dan untuk bulan ini sampai 12 September 2024 okupansinya sekitar 25%. "Iya benar, isu-isu tersebut [berdampak]. Dampaknya dirasakan di Agustus dan sekarang," kada Deddy, Jumat (13/9/2024).
BACA JUGA: Gempa Bumi M4,5 Kembali Guncang Jogja, BMKG: Dampak Kontak Antar Lempeng atau Megathrust
Dia menjelaskan dari PHRI DIY sudah melakukan upaya-upaya mitigasi melalui berbagai pelatihan. Pelatihan digelar dengan bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY di beberapa hotel.
Tujuannya agar wisatawan merasa aman dan nyaman selama tinggal di hotel-hotel DIY. Lewat upaya mitigasi ini PHRI DIY ingin menyampaikan kepada wisatawan bahwa stay di hotel-hotel anggota PHRI DIY akan aman dan nyaman.
"Kami sudah melakukan antisipasi serta pelatihan-pelatihan. Hal ini seharusnya juga dilakukan di objek-objek wisata, desa wisata, dan lainnya," jelasnya.
BACA JUGA: Menteri Sandiaga Imbau Destinasi Wisata di Pesisir Tingkatkan Kewaspadaan Seiring Potensi Gempa Megathrust
Sebelumnya, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul mengakui jika isu megathrust dan dikeluarkannya SE No.360.0/2094 yang ditandatangani Sekda Provinsi Jateng, Sumarno berdampak pada penurunan jumlah wisatawan ke pantai selatan Bantul.
Hal tersebut disampaikan oleh Sub Koordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dispar Bantul Markus Purnomo Adi. Berbagai langkah dilakukan Dispar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di pantai selatan Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dishub DIY menanggapi keluhan asap hitam Trans Jogja. Sebanyak 74 persen armada berusia di atas 7 tahun dan tetap menjalani perawatan rutin.
Prabowo meluncurkan Motor Listrik Nasional di Cikarang. Pemerintah menargetkan produksi hingga 2 juta unit dan menyiapkan kredit lebih murah.
Siswa 11 tahun diduga keracunan setelah menyantap MBG di Trenggalek. Ia sempat diare lebih dari 10 kali dan muntah hingga tujuh kali.
BGN mengkaji sanksi SPPG di Kulonprogo setelah kasus keracunan. Dari 424 SPPG di DIY, baru 415 yang memiliki SLHS.
Nyeri lutut yang mengganggu aktivitas tidak selalu sepele. Kenali tanda gangguan fungsi sendi dan kapan perlu memeriksakannya ke dokter.
Kejagung melimpahkan tersangka AW dalam kasus TPPU dengan tindak pidana asal suap Zarof Ricar ke Kejari Jakarta Pusat.