BNNP DIY Gandeng Budaya Jogja untuk Perangi Narkoba, Ini Strateginya
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Candi Borobudur - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Association of The Indonesian Tour and Travel Agencies (Asita) DIY menyebut saat ini sudah ada kelonggaran terkait pemesanan tiket untuk naik ke Candi Borobudur dari Taman Wisata Candi (TWC). Mulanya H-7 hari, saat ini bisa dipesan H-30 hari.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Asita DIY, Edwin Ismedi Himna mengatakan kelonggaran ini menjadi salah satu solusi dari kuota yang terbatas. Meski demikian menurutnya Asita DIY tetap mendorong dan berkomunikasi agar saat high season Juli, Agustus, dan September kuota naik candi ditambah.
Saat ini kuota yang tersedia hanya 1.200 per hari dibagi 8 sesi. Kendala lainnya adalah mayoritas wisatawan khususnya mancanegara akan tour selepas makan pagi, sebab ada yang mengejar penerbangan ke Bali atau Jakarta di sore hari. Kondisi ini menyebabkan terjadi penumpukan di pagi hari.
BACA JUGA: Mengenal Wisata Kesehatan yang Tak Tertandingi di Turki
"TWC sudah memberikan kelonggaran, adalah salah satunya kami boleh membeli tiket 3 bulan sebelum tamu datang. Ini solusi yang sudah diberikan," ucapnya, Sabtu (12/10/2024).
Lebih lanjut dia mengatakan idealnya dari kuota 1.200 ini ditambah menjadi 2.200-2.500 per hari. Bisa juga dengan solusi meningkatkan kuota tersebut di masa-masa high season saja, Juli, Agustus, dan September. Lalu saat low season kembali di 1.200 kuota.
Ia menyebut ada keluhan teman-teman dari Bali, Jakarta, dan luar negeri yang tidak kebagian tiket. Oleh karena itu Asita berharap ada tambahan kuota setidaknya saat high season.
"Di high season saja kami, selebihnya okelah main di angka 1.200 masi make sense nyatanya bulan-bulan ini gak ada keluhan dari teman-teman," jelasnya.
Edwin mengatakan sejauh ini belum ada solusi pasti terkait kendala kuota naik Candi Borobudur. Meski sebenarnya Asita memiliki kuota khusus, namun saat high season masih tetap kurang.
BACA JUGA: Hasil Table Top di Bali, Asita DIY Sebut Masih Banyak PR untuk Gaet Wisman ke Jogja
"Ketika high season nyatanya belum bisa terpecahkan. [ada] kuota umum dan mereka juga jualan online masih sangat kurang."
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) DIY kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) pada Agustus 2024 mencapai 10.136 kunjungan. Turun sebesar 8,85% secara bulanan atau (month-to-month/mtm) dari Juli 2024 sebanyak 11.120 kunjungan. Secara tahunan atau (year-on-year/yoy) juga turun 21,87% di mana pada Agustus 2023 mencapai 12.974 kunjungan.
Kunjungan Wisman paling tinggi dari Malaysia 3.693 kunjungan atau 36,43%, Italia 878 kunjungan atau 8,66%, Singapura 771 kunjungan atau 7,61%, Tiongkok 499 kunjungan atau 4,92%, dan Prancis 447 kunjungan atau 4,41%.
"Perkembangan jumlah Wisman Agustus tercatat 10.136 kunjungan,"kata Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Tingkat pengangguran DIY turun menjadi 3,05% pada Februari 2026. Pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif jadi penyerap tenaga kerja utama.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp57.650 per kg menurut data PIHPS Kamis pagi. Telur ayam ras dijual Rp32.500 per kg.
Revisi UU HAM disiapkan untuk melindungi aktivis dan pembela HAM dari kriminalisasi serta memperkuat hak digital dan lingkungan hidup.
Rupiah menguat ke Rp17.653 per dolar AS di tengah penguatan dolar global dan sentimen suku bunga The Fed serta konflik Timur Tengah.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Indonesia berpotensi hujan ringan hingga petir pada Kamis, termasuk Jawa dan Sumatra.