Ini Harapan ISEI Cabang Yogyakarta untuk Pemerintahan Baru Prabowo-Gibran

Anisatul Umah
Anisatul Umah Selasa, 22 Oktober 2024 10:47 WIB
Ini Harapan ISEI Cabang Yogyakarta untuk Pemerintahan Baru Prabowo-Gibran

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato perdana usai dilantik pada sidang paripurna MPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2024). Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia masa bakti 2024-2029. - Antara/Akbar Nugroho Gumay

Harianjogja.com, JOGJA— Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Yogyakarta menyampaikan berbagai harapan kepada Presiden RI, Prabowo Subianto dan kabinetnya yang baru saja dilantik.

Ketua ISEI cabang Yogyakarta, Didi Achjari berharap Presiden dan Kabinet Putih lebih memperhatikan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Menurutnya anggaran untuk SDM bukan biaya atau cost tapi merupakan investasi. Kedaulatan, kemandirian, dan kejayaan bangsa akan ditentukan oleh kualitas SDM-nya. "Saya berharap lebih memperhatikan kualitas SDM Indonesia," ucapnya, Selasa (22/10/2024).

BACA JUGA: Hari Ini, Prabowo Melantik Ketua Mahkamah Agung, Utusan Khusus Presiden, hingga Staf Khusus Presiden, Berikut Nama-namanya

Bendahara ISEI Cabang Yogyakarta, Dian Ariani berharap Presiden dan Kabinet Merah Putih mampu menumbuhkan lembaga perbankan sebagai penggerak ekonomi dengan menjaga kestabilan ekonomi dan politik.

Dia menjelaskan kestabilan tersebut diperlukan agar bisnis korporasi maupun UMKM dapat tumbuh dan mensejahterakan rakyat. Meningkatkan keamanan cyber dan digitalisasi keuangan juga menjadi pekerjaan rumah pemerintahan Prabowo Subianto.

"Di bidang keuangan perbankan mampu menumbuhkan lembaga perbankan sebagai penggerak ekonomi," ucapnya yang juga menjabat sebagai Direktur Kepatuhan Bank BPD DIY.

Sementara itu, Sekretaris ISEI Cabang Yogyakarta, Y. Sri Susilo mengatakan terkait dengan upaya menggerakkan roda perekonomian, Pemerintahan Prabowo harus mengoptimalkan potensi sumber-sumber pertumbuhan ekonomi yang dimiliki Indonesia.

Sri menyampaikan peran investasi baik domestik dan asing harus terus ditingkatkan. Berbagai kebijakan pro-investasi harus dikeluarkan untuk menarik calon investor asing. Salah satu kunci keberhasilan adalah melanjutkan deregulasi dan debirokrasi dengan lebih serius dan insentif.

"Agar Indonesia mempunyai daya tarik investasi yang lebih tinggi dibandingkan negara  Malaysia, Vietnam, Kamboja dan negara tetangga lain," jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan pro kontra pada kabinet baru dalam demokrasi sah-sah saja. Akan tetapi terlepas dari hal tersebut, harus memberi kesempatan kepada Presiden dan seluruh anggota kabinet untuk mulai bekerja.

"Mari kita lihat hasil kerja mereka secara objektif, jika ada kekurangan kita wajib memberikan kritik dan saran yang solutif," lanjutnya. (Anisatul Umah)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online