Akhir Tahun, Indonesia Bakal Impor 340.000 Ton Beras

Rika Anggraeni
Rika Anggraeni Kamis, 31 Oktober 2024 21:27 WIB
Akhir Tahun, Indonesia Bakal Impor 340.000 Ton Beras

Ilustrasi beras - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—Rencana impor beras terus berlanjut hingga akhir tahun. Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) menargetkan 340.000 ton impor beras akan membanjiri pasar Indonesia pada pertengahan Desember 2024.

Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog) Wahyu Suparyono mengatakan bahwa 340.000 ton tersebut merupakan sisa dari kuota impor beras sepanjang tahun ini sebanyak 3,6 juta ton.

“Ini [340.000 ton beras] yang sedang berproses tender internasional. Jadi kesimpulannya 340.000 ton sudah dalam proses tender. Sumbernya [negara asal impor beras] antara lain dari Thailand, India, Myanmar,” kata Wahyu saat ditemui di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Kamis (31/10/2024).

Adapun, sebanyak 340.000 ton impor beras itu sedang dalam proses terkait bunyi kontrak, terbit penyerahan, hingga pelabuhan.

“Kami menargetkan [impor beras] selesai pertengahan Desember harus selesai [tiba di Indonesia]. Maksimal mungkin harus cepat,” ungkapnya.

Wahyu mengungkap bahwa nantinya kehadiran impor beras di Indonesia pada pertengahan Desember ini untuk menjaga kestabilan harga di pasar.

BACA JUGA: Tak Punya Izin, Pemkab dan Polres Bantul Tutup Sejumlah Penjual Miras Berjejaring di Bantul

Sedangkan, untuk tahun depan, Wahyu menyatakan bahwa Perum Bulog belum ada rencana mengimpor beras. “Kita harus berupaya penyerapan dalam negeri lah. Semangat kita semangat dalam negeri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wahyu menuturkan bahwa sejatinya stok kebutuhan beras yang dikelola Perum Bulog untuk bantuan pangan adalah sebesar 220.000 ton setiap bulan. Ini artinya, setidaknya Indonesia membutuhkan 2,64 juta ton sepanjang tahun.

“Yang dikelola Bulog, stok kebutuhan untuk bantuan pangan setiap bulan 220.000 ton, tinggal dikalikan satu tahun [2,64 juta ton beras untuk bantuan pangan],” terangnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online