Ekspor DIY Juli 2026 Capai US$50,64 Juta, Surplus Perdagangan US$37,43 Juta
Ekspor DIY Juli 2026 mencapai US$50,64 juta dan impor US$13,21 juta. Neraca perdagangan surplus US$37,43 juta.
Ilustrasi investasi./Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JOGJA— Pemerintah Daerah (Pemda) DIY terus mendorong peningkatan investor syariah di DIY. Asisten Sekretaris Daerah DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tri Saktiyana mengatakan masih ada gap antara investor syariah dan konvensional.
Oleh karena itu edukasi terus digencarkan, baik syariah dan konvensional. Diharapkan bisa terjadi keseimbangan keduanya jika edukasi meluas. Dia mengatakan di DIY juga banyak rekan-rekan santri yang melek ekonomi syariah dari pondok pesantren.
"Kami berharap akan terjadi keseimbangan jika edukasi meluas," ucapnya dikutip Selasa (26/11/2024).
BACA JUGA : BEI Catat Enam Persen Investor Syariah Berasal dari DIY
Dia merinci dari penduduk DIY sebanyak 3,72 juta orang sebanyak 6,72% atau 249.938 orang menjadi investor. Tri menyebut dari total investor ini didominasi kalangan anak muda. "Jadi memang kami gelorakan yang muda dulu," ucapnya.
Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik menyampaikan investor saham secara keseluruhan mencapai 6,5 juta, khusus investor syariah mencapai 160.000 an. Menurutnya anggota bursa yang melayani investor konvensional mencapai 92 anggota dan yang melayani saham syariah ada 17 anggota.
Jeffrey menyampaikan dari data ini sudah ada perbedaan. Masih menjadi pekerjaan rumah untuk menyetarakan dengan calon investor yang konvensional. "Ini misi dari BEI," ucapnya.
Ia menjelaskan berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) 60% investor berusia di bawah 30 tahun. Ini menjadi pertanda baik bahwa anak muda sudah peduli dengan masa depan keuangan mereka. Salah satunya melalui investasi di pasar modal.
BACA JUGA : Emas Investasi Cerdas Kalangan Anak Muda
Lebih lanjut dia mengatakan DIY menjadi salah satu kota pionir pengembangan pasar modal syariah dari 38 provinsi di Indonesia. Galeri investasi syariah yang pertama juga berasal dari DIY. "Jogja adalah salah satu pionir pengembangan pasar modal syariah," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekspor DIY Juli 2026 mencapai US$50,64 juta dan impor US$13,21 juta. Neraca perdagangan surplus US$37,43 juta.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Rabu 23 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.