Road to MJM 2026: Bukan Sekadar Ajang Lari Bergengsi
Menyambut ajang lari bergengsi dan berskala internasional Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026, Bank Mandiri memperkuat sinerginya dengan masyarakat dan pemangku k
Ilustrasi warga mengantre membeli minyak goreng kemasan./Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Guna menyamakan harga Minyakita dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), Disperindag Sleman bakal menggelar operasi pasar pada Desember mendatang.
Kepala Bidang Usaha Perdagangan Disperindag Sleman, Kurnia Astuti mengaku operasi pasar itu didasari dari harga Minyakita yang masih di atas HET di beberapa pasar. "Karena kami pantau Minyakita itu kan harganya masih di atas HET untuk yang di Sleman sehingga kami berupaya menyetarakan agar sesuai dengan HET," ujar dia.
Disperindag Sleman akan menggandeng distributor untuk melancarkan operasi pasar ini. "Kami memediasi dengan pedagang yang ada di pasar di Sleman dan nanti kita berikan bantuan distribusi, kalau istilahnya bantuan distribusi ya, tapi kalau orang mau lebih mudah menyebut subsidi, itu nanti agar harga jual di pasar tersebut itu nanti lebih rendah dibanding harga pasar," imbuhnya.
Pelaksanaan operasi pasar rencananya digelar pada pekan kedua Desember di 5-6 pasar di Kabupaten Sleman. "Kami pilih di pasar-pasar yang strategis, di mana di situ memang menjadi pusat orang kulakan dan sebagainya," ujar dia.
BACA JUGA: Menteri Perdagangan Memastikan Harga Minyakita Turun Pekan Ini
Namun, kata Nia, sejauh ini operasi pasar akan fokus pada Minyakita terlebih dahulu dan belum merambah pada bahan-bahan lain. "Kami fokus sementara Minyakkita, karena untuk beras, gula sudah mulai stabil ya. Minyakita ini yang kami pantau di sistem harga pangan masih di atas HET, ini yang sedang kami upayakan, kendalikan," ujar dia.
Kasubbag TU UPTD Pelayanan Pasar Wilayah II, Sarjiyem menyebut sebagian harga pangan memang mengalami kenaikan.
Sarjiyem yang bertugas sebagai kontributor data harga bahan pokok di Pasar Sleman mencatat terjadi kenaikan pada komoditas cabai merah besar, bawang bombai, hingga caisim. Sementara Minyakita di Pasar Sleman masih dibanderol dengan harga Rp15.700.
"Untuk harga sayuran di Pasar Sleman dibanding minggu lalu ada tiga macam yang mengalami kenaikan harga. Cabai merah besar dari Rp28.000 menjadi Rp30.000. Bawang bombai dari Rp26.000 menjadi Rp27.000. Caisim dari Rp5.000 menjadi Rp6.000, yang lain stabil," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menyambut ajang lari bergengsi dan berskala internasional Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026, Bank Mandiri memperkuat sinerginya dengan masyarakat dan pemangku k
Instagram menghadirkan fitur baru Instants untuk berbagi foto spontan yang hanya bisa dilihat satu kali dan hilang otomatis setelah 24 jam.
Cristiano Ronaldo berpeluang meraih dua trofi bersama Al Nassr akhir pekan ini sambil terus memburu target 1.000 gol karier.
Bekerja sama dengan SMK Bhumi Phala Parakan Temanggung, Astra Motor Yogyakarta menggelar pelatihan Safety Riding intensif bagi para siswa
Lazio dipastikan absen dari kompetisi Eropa dua musim beruntun usai kalah dari Inter Milan di final Coppa Italia 2025-2026.
Surplus perdagangan DIY naik menjadi US$99,96 juta pada triwulan I 2026 meski ekspor dan impor melemah akibat tekanan ekonomi global.