Pemda DIY Belum Terbitkan SE Baru Hantavirus, Warga Diminta Waspada
Pemda DIY belum menerbitkan SE baru terkait hantavirus. Dinkes tetap meningkatkan pengawasan dan mengimbau warga menerapkan PHBS.
Ilustrasi uang rupiah - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) DIY mencatat pemerintah telah menyalurkan sekitar RP938,29 miliar untuk menjaga ketahanan pangan di DIY hingga 31 Oktober 2024. Dana ini disalurkan melalui belanja kementerian/lembaga (K/L) maupun transfer ke daerah (TKD).
Kepala Kanwil DJPb DIY, Agung Yulianta mengatakan menyampaikan realisasi melalui belanja K/L sebesar Rp810 miliar atau 43,47% dari pagu Rp1,88 triliun. Sementara itu, belanja TKD untuk sektor terealisasi Rp128,29 miliar atau 56,20% dari pagu Rp228,27 miliar.
BACA JUGA : Dugaan Penyalahgunaan Tanah Kas Desa Gunungkidul, Inspektorat Daerah Hitung Kerugian
"Sejumlah program telah terlaksana melalui realisasi belanja K/L yaitu pembangunan daerah irigasi, pembangunan jaringan air baku, dan program percontohan teknologi pertanian," ucapnya dalam keterangan resminya, Senin (2/12/2024).
Agung mengatakan program lainnya yakni bantuan area dampak perubahan iklim dan pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT). Kemudian program penyaluran benih untuk pertanian.
Lebih lanjut dia mengatakan ada empat program yang telah terlaksana untuk menjaga ketahanan pangan di DIY melalui belanja TKD. Program yang dimaksud antara lain pemanfaatan pekarangan dan pembangunan jalan usaha tani. "Lalu ada pembangunan saluran irigasi dan pemeliharaan lumbung desa," jelasnya.
Menurutnya dana yang disalurkan untuk menjaga ketahanan pangan di DIY merupakan salah satu bentuk dukungan fiskal terhadap daerah. Dia memastikan Kanwil DJPb DIY akan terus mengawal penerimaan dan belanja APBN. "Agar dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY belum menerbitkan SE baru terkait hantavirus. Dinkes tetap meningkatkan pengawasan dan mengimbau warga menerapkan PHBS.
Banjir Semarang 2026 melanda Tugu dan Ngaliyan. 313 KK terdampak, satu lansia hilang, tanggul Sungai Plumbon jebol.
Lonjakan penumpang KA Daop 6 Yogyakarta naik hingga 91% saat libur panjang. KAI tambah 7 perjalanan kereta.
DPRD DIY soroti dokumen renovasi Mandala Krida yang belum lengkap. MC-0 dan DED 2026 terancam tertunda.
SPMB Sleman 2026 dibuka dengan jalur prestasi, domisili, afirmasi, dan mutasi. Ini syarat dan ketentuan lengkapnya.
Jadwal SIM Keliling Jogja Mei 2026 lengkap di Alun-Alun Kidul, Sasono Hinggil, dan MPP. Cek lokasi, jam, dan syarat perpanjangan SIM A dan C terbaru.