Kekerasan Daycare Jogja, 53 Anak Jadi Korban, Pemda DIY Turun Tangan
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Investasi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com JOGJA—Realisasi Kota Jogja pada 2024 sampai dengan triwulan ketiga mencapai Rp806,8 miliar. Angka ini sudah melampaui target yang ditetapkan, dengan sektor investasi terbanyak pada perhotelan dan restoran.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jogja, Budi Santosa, menjelaskan realisasi investasi Kota Jogja 2024 sudah melampaui target pada triwulan ketiga. “Senilai Rp806,8 miliar dari target Rp733,2 miliar atau 110 persen,” ujarnya, Kamis (2/1/2025).
Data yang telah diperoleh saat ini baru sampai pada triwulan ketiga 2024. Sedangkan untuk data sepanjang 2024 hingga triwulan keempat baru akan keluar pada 20 Januari mendatang.
Jika dilihat dari tren tahun ke tahun, realisasi investasi di Kota Jogja terus mengalami peningkatan. Pada 2020, realisasinya sebesar Rp243,2 miliar, 2021 sebesar Rp248,6 miliar, pada 2022 sebesar Rp428,4 miliar dan pada 2023 sebesar Rp862,4 miliar.
Dengan masih adanya triwulan keempat yang belum masuk hitungan, diperkirakan pada 2024 realisasinya juga mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
Adapun untuk target 2025, saat ini masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Pusat. “Masih menunggu angka dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi,” katanya.
Dari jumlah realisasi investasi tersebut, sektor yang paling mendominasi adalah perhotelan dan restoran sebesar Rp431,2 miliar; kemudian jauh di bawahnya sektor jasa lainnya Rp29,3 miliar; sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran Rp28,9 miliar; sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran Rp12,1 miliar; sektor perdagangan dan reparasi Rp10 miliar.
Pemkot Jogja terus berupaya menggenjot investasi. Sejumlah inovasi pun dikembangkan untuk mendukung upaya ini. Salah satu inovasi itu yakni Sistem Arsip Digital (Siadi), yang merupakan sistem untuk mempermudah pengguna mencari berkas arsip Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang dibutuhkan.
Sistem ini bekerja dengan cara pencari berkas memasukkan nomor SK IMB melalui https://smartarsip.jogja.kotapintar.id/.
Lalu sistem akan mencari lemari letak arsip dan alat yang menempel di lemari akan berbunyi menandakan arsip berada di lemari tersebut. Gun atau handphone yang telah dibekali Near Field Communication (NFC) digunakan untuk memindai berkas yang berada di lemari yang berbunyi.
Kemudian Cek Poin Jogja, yaitu portal potensi investasi Kota Jogja yang digunakan untuk mengakses informasi terkait potensi investasi Kota Jogja.
“Lalu Kopi Joss, yakni konsultasi tatap muka dan online melalui Whatsapp Chatbot untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik untuk optimalisasi layanan informasi dan konsultasi perizinan berusaha OSS,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Petenis Indonesia Janice Tjen tersingkir di 16 besar WTA 500 DC Open setelah kalah sengit dari Anna Kalinskaya dalam 3 set. Simak detail pertandingan dramatisny
Penggunaan QRIS di DIY tumbuh 17,5 persen hingga Juni 2026. Mayoritas merchant berasal dari usaha mikro dengan konsentrasi terbesar di Sleman.
Kenali 4 pembalap MotoGP 2026 yang belum pernah menang balapan, termasuk Pedro Acosta dan Toprak Razgatlioglu. Siapa yang akan segera memecahkan rekor?
Agustus 2026 diramaikan peluncuran smartphone baru dari Google, Poco, Honor, Vivo, iQoo, dan Oppo dengan spesifikasi unggulan.
Jorge Lorenzo akui teknik menikung Marc Marquez di tikungan kiri mustahil ditiru. Gaya pengereman dan sliding jadi rahasia kehebatan The Baby Alien.