RSUP Sardjito Hemat Biaya Operasional 75 Persen Usai Pakai Gas Bumi
RSUP Dr. Sardjito menghemat biaya operasional hingga 75% setelah menggunakan gas bumi PGN untuk boiler, laundry, sterilisasi, dan dapur.
Cabai rawit - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Yuna Pancawati mengatakan tingginya harga pangan, terutama komoditas cabai rawit di DIY disebabkan karena terbatasnya pasokan.
Menurutnya pasokan cabai terbatas akibat serangan hama pada tanaman cabai dan juga musim hujan yang ekstrim. Kondisi ini menyebabkan petani cabai gagal panen. Libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) juga menjadi faktor lain yang menjadikan pasokan semakin terbatas.
"Petani gagal panen, dan faktor dari libur panjang Nataru," ucapnya, Jumat (10/1/2025).
BACA JUGA: FAO Sebut Harga Pangan Dunia Turun 2,1 Persen pada 2024
Yuna mengatakan Disperindag DIY melakukan berbagai upaya untuk menjaga harga cabai terkendali. Seperti memantau perkembangan harga secara rutin, serta terus berkomunikasi dengan kabupaten dan kota khususnya pasar pantauan provinsi DIY. Masyarakat juga didorong untuk melakukan belanja bijak.
"Mulai minggu kedua dan seterusnya harga sudah mulai menurun," lanjutnya.
Berdasarkan data dari pusat informasi harga bahan pokok Kabupaten Sleman Jumat 10 Januari 2025 harga cabai rawit merah Rp92.714 per kg dan harga cabai rawit hijau Rp69.286 per kg.
Sementara harga kebutuhan pokok yang lain seperti beras medium Rp13.671 per kg, beras premium Rp15.214 per kg, dan beras Bulog Penugasan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Rp12.680 per kg.
Bawang putih honan Rp39.429 per kg, bawang putih kating Rp44.286 per kg, bawang merah Rp43.286 per kg. Telur ayam ras Rp28.714 per kg dan telur ayam kampung Rp55.143 per kg.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUP Dr. Sardjito menghemat biaya operasional hingga 75% setelah menggunakan gas bumi PGN untuk boiler, laundry, sterilisasi, dan dapur.
Densus 88 menangkap 11 tersangka dugaan terorisme di enam provinsi. Penyidik menemukan keterhubungan jaringan melalui pertemuan daring.
Gempa Sumba Barat Daya M6,1 merusak 20 rumah dan sejumlah fasilitas. Satu orang luka, 173 personel disiagakan untuk penanganan.
Hari Jadi Gunungkidul ke-196 mengusung tema Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine dengan pesan kebersamaan dan kemandirian daerah.
Google menguji pusat data AI di luar angkasa lewat Project Suncatcher dengan membawa empat chip TPU ke orbit.
Gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Minggu pagi, dilaporkan menyebabkan seorang lansia