Kesbangpol DIY Dorong Perempuan Terlibat Langsung dalam Politik
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Assisten Marketing Communications Manager Sensatia Botanicals, Lydiana Kristiawan (kedua dari kiri) saat menyerahkan cenderamata kepada Pemimpin Redaksi harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono (keempat dari kanan) di Griya Harian Jogja, Kamis (13/2/2025)./ Harian Jogja - Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA—Sensatia Botanicals, perusahaan kosmetik lokal Indonesia berkomitmen untuk menjalankan bisnis secara berkelanjutan dengan meminimalisir dampak buruk pada lingkungan.
“Sensatia Botanicals menghadirkan beragam produk kecantikan berbahan alami yang menawarkan manfaat bagi kesehatan kulit serta ramah lingkungan.” kata Assisten Marketing Communications Manager Sensatia Botanicals, Lydiana Kristiawan didampingi Ella Giovanny selaku Marketing & E-Commerce saat berkunjung ke Griya Harian Jogja, Kamis (13/2/2025).
Lydiana mengatakan komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan, yakni dengan memanfaatkan kemasan daur ulang. “Kami juga menerima pengembalian kemasan botol kosong dari produk kami yang ditukar dengan poin,” ujarnya.
Perusahaan kosmetik yang berpusat di Bali ini juga berkomitmen untuk terus memberdayakan masyarakat sekitar perusahaan dengan mempekerjakan penduduk Karangasem, wilayah di mana perusahaan ini didirikan, hingga mencapai lebih dari 70 persen dari total karyawan.
Dibuat di Bali dengan bahan-bahan yang berasal dari seluruh dunia, semua produk Sensatia Botanicals tidak melalui uji coba terhadap hewan, bebas paraben, SLS dan silikon, tanpa minyak sawit, pewarna sintetis dan wewangian buatan.
Semua produk Sensatia Botanicals sudah memiliki izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sertifikat halal dari Kementerian Agama RI. Perusahaan ini telah mendapatkan Sertifikasi GMP (Good Manufacturing Practice) di bawah Petunjuk Kosmetik ASEAN
Berdiri sejak 2000 dengan, Sensatia Botanicals memproduksi produk kecantikan meliputi perawatan wajah dan tubuh seperti facial mask dan scrub, body wash dan lotion, shampoo, hand wash, dan Advanced Hair Care Collection.
BACA JUGA: Tingkatkan Belanja Wisatawan, Kadin DIY Dorong Wisata Berbasis Budaya Lokal
Dikatakan Lydiana meski berpusat di Bali, namun pemasaran dilakukan di berbagai daerah di Indonesia, bahkan luar negeri. Tercatat sampai saat ini sudah ada 38 gerai atau toko Sensatia Botanicals. Dua di antaranya di Malaysia.
“Untuk di Jogja baru satu gerai adanya di Pakuwon Mall,” ujarnya. Rencananya tahun ini akan menambah gerai lagi di Jakarta. Sebagian besar gerai atau toko Sensatia Botanicals di mal.
Menurutnya penambahan gerai dilakukan karena tingginya animo masyarakat menggunakan kosmetik yang diproduksi oleh Sensatia Botanicals hal ini diakuinya seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat menggunakan produk yang sehat dan alami tanpa kandungan kimia.
“Meskipun kami membuka penjualan secara online, tapi customer lebih membeli secara langsung sehingga keberadaan gerai diperlukan,” ucapnya.
Meskipun harganya lebih mahal jika dibanding dengan produk lain yang sejenis, tetapi Lydiana mengaku produk Sensatia Botanicals sudah memiliki pangsa pasar tersendiri yang cukup besar. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.