Dies Natalis ke-42, UT Yogyakarta Perkuat Layanan untuk 31.184 Mahasiswa
Mengusung tema “Mendunia dengan Inovasi, Berdampak untuk Negeri”, peringatan tahun ini menegaskan perjalanan UT sebagai pelopor pendidikan tinggi terbuka dan ja
Mobil pemudik tengah mengisi Pertamax di SPBU Timoho, Jogja, Rabu (27/3/2025). Harian Jogja/Alfi Annisa Karin
JOGJA—Para pemudik dari berbagai kota sudah mulai tiba di Jogja untuk merayakan Lebaran bersama keluarga. Pemudik mengisahkan perjalanan mereka yang tak banyak bermasalah, termasuk performa kendaraan saat menggunakan Pertamax.
Pemudik asal Makassar, Sulawesi Selatan, Andi Idil, mengaku mobil Suzuki Katana yang ia gunakan sebenarnya bisa saja menggunakan BBM beroktan rendah seperti RON 90 atau Pertalite.
Namun, dia meyakini semakin tinggi kadar oktan seperti RON 92 atau Pertamax, semakin baik dan nyaman juga performa kendaraan. Terkait isu Pertamax bermasalah, dia sempat kecewa namun dia tetap percaya dengan menggunakan Pertamax.
“Saya masih tetap kok pakai Pertamax juga. Masih percaya," kata Idil kepada Harianjogja.com, Sabtu (29/3/2025).
Idil meyakini masih banyak pengelola SPBU yang jujur dan mengutamakan produk serta pelayanan kepada konsumen.
Area Manager Communication, Relations, and Corporate Social Responsibility (CSR) Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan memastikan BBM jenis Pertamax yang beredar di masyarakat sudah melewati sejumlah pengecekan sehingga dipastikan sudah sesuai standar alias tidak bermasalah.
Dia menyebut pengecekan dilakukan sejak BBM didatangkan dari Cilacap menuju ke Rewulu. Jika hasilnya sesuai spesifikasi, maka BBM akan ditampung di dalam storage milik Pertamina.
Selanjutnya, BBM akan diangkut menggunakan mobil tanki untuk dibawa ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Sesampainya di SPBU, BBM akan kembali dicek sesuai dengan standar yang digunakan.
“Lagipula, SPBU berhak menolak kalau BBM-nya tidak sesuai spesifikasi,” ujar Taufiq, Selasa (25/3).
Taufiq juga menjelaskan isu soal perbedaan warna Pertamax yang sempat dibandingkan oleh masyarakat dan tersebar di sosial media sehingga dianggap bermasalah itu sebenarnya tak berpengaruh pada kualitas Pertamax.
Dia menyebut Dirjen Migas memasang aturan warna Pertamax adalah warna biru. Akan tetapi tak ada spesifikasi mendetail tentang warna biru yang dimaksud dan dipastikan Pertamax yang beredar sudah memenuhi standar warna biru yang ditetapkan oleh Dirjen Migas. (Advetorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mengusung tema “Mendunia dengan Inovasi, Berdampak untuk Negeri”, peringatan tahun ini menegaskan perjalanan UT sebagai pelopor pendidikan tinggi terbuka dan ja
Adu banteng terjadi di Ringroad Wonosari, Gunungkidul. Dua pemotor tewas di lokasi setelah sepeda motor mereka bertabrakan.
Polda Jambi menangkap delapan pelaku perdagangan BBM ilegal dan mengamankan 22,8 ton minyak bumi, bensin olahan, serta solar.
Sembilan alumni Gen Z Batik Preneur Sleman didorong menguji produk ke pasar dan mengembangkan usaha setelah mengikuti pelatihan.
Pameran buku di Jogja semakin marak, tetapi penjualan belum tentu meningkat. Penyelenggara menyebut pengunjung terbagi dan daya beli menurun.
Kementerian PU membangun lapangan sepak bola standar internasional di 25 Sekolah Rakyat lengkap dengan jogging track dan fasilitas olahraga.