Libur Tahun Baru Islam Penumpang KA di Daop 6 Jogja Melonjak 54 Persen
Penumpang kereta api di Daop 6 Yogyakarta melonjak 54 persen menjelang libur Tahun Baru Islam. KAI menambah tiga perjalanan kereta untuk mengakomodasi lonjakan.
Tugu Jogja./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY menyebut pada Mei 2025 rata-rata reservasi hotel masih di angka 40%-65% se DIY.
Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan target yang ditetapkan PHRI DIY sebesar 75%. "Pertimbangan kami [dalam menentukan target] adalah daya beli masyarakat dan jumlah tanggal liburan," kata Deddy, Sabtu (24/5/2025).
Ia menjelaskan kebijakan buka blokir anggaran pemerintah sebesar Rp86,6 triliun belum signifikan dirasakan dampaknya. Menurutnya sampai saat ini baru beberapa hotel saja yang merasakan, sebab belum banyak kementerian yang membelanjakannya.
Menurutnya dampaknya sudah mulai dirasakan sejak tiga minggu yang lalu. Dia menyebut kebijakan buka blokir anggaran belum berpengaruh pada reservasi hotel bulan ini, giat dari pemerintah masih abu-abu.
"Sampai dengan saat ini baru beberapa saja yang merasakan, namun kami syukuri," ujarnya.
Data terakhir dari Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel Maret 2025 mengalami penurunan baik yang bintang dan non bintang. TPK hotel bintang secara bulanan atau (month-to-month/mtm) turun 29,19 poin persen dari 52,34% menjadi 23,15%, dan secara tahunan atau (year-on-year/yoy) juga turun 14,65 poin persen.
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan TPK hotel non bintang juga turun baik secara bulanan dan tahunan masing-masing 9,57 poin persen dan 4,38 poin persen.
Sementara untuk rata-rata lama menginap hotel bintang turun dari 1,55 malam menjadi 1,54 malam. Menurutnya untuk kelas bintang yang tamunya paling lama menginap adalah kelas bintang 5 dengan rata-rata 1,78 malam, dan yang terpendek kelas bintang 1 dengan rata-rata lama menginap 1,16 malam.
"Hotel non bintang terjadi kenaikan rata-rata menginap tamu dari 1,16 malam naik jadi 1,23 malam atau mengalami kenaikan 0,07 malam," jelasnya.
Hotel non bintang dengan kamar lebih dari 40 rata-rata lama menginapnya menjadi yang terpanjang yakni 1,60 malam. Sedangkan terpendek kelas kamar 10-24 yakni 1,11 malam.
Lebih lanjut dia mengatakan jumlah tamu yang menginap selama Maret 2025 sebanyak 270.589 orang turun 52,71 persen dari Februari 2025. Asal tamu didominasi Indonesia 96% dan sisanya 4% tamu asing.
"Berdasarkan jenis hotel, hotel bintang tertinggi 70% dan sisanya sekitar 30% di non bintang."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang kereta api di Daop 6 Yogyakarta melonjak 54 persen menjelang libur Tahun Baru Islam. KAI menambah tiga perjalanan kereta untuk mengakomodasi lonjakan.
FWA 5G diprediksi menjadi mesin pertumbuhan baru internet rumah di Indonesia dengan kualitas mendekati FTTH dan menjangkau wilayah minim fiber.
Brajamusti siap mengawal kajian renovasi Stadion Mandala Krida jika anggaran uji tanah disetujui. DPRD DIY mengupayakan pergeseran anggaran MC-0.
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta menilai paparan Prabowo dalam Sarasehan Kebangsaan memperjelas arah pembangunan, ideologi, dan kemandirian ekonomi.
Festival Ketoprak Kulonprogo diikuti 12 kapanewon sebagai upaya melestarikan budaya di tengah efisiensi anggaran melalui Dana Keistimewaan DIY.
Menteri Wihaji meminta Tim Pendamping Keluarga memperkuat penanganan stunting di Sleman saat Harganas ke-33 melalui pendampingan langsung masyarakat.