Anak Gajah Yuna Mati Diduga Terinfeksi Virus EEHV di Aceh
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Ilustrasi. /Bisnis Indonesia-Felix Jody Kinarwan
Harianjogja.com, JAKARTA—Indonesia terkena tarif impor untuk Amerika SErikat sebesar 32%. Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna memastikan kebijakan tarif impor Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak akan berdampak signifikan terhadap pasar modal Indonesia.
"Kami sudah melakukan survei, relatif tidak berdampak signifikan," ujar Nyoman di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (8/7/2025).
BEI telah melakukan survei, Nyoman mengatakan hasil survei menunjukkan bahwa dampak kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump tidak akan berdampak terlalu besar terhadap pasar modal Indonesia.
Alasannya, dampak tarif itu tergantung dari sisi kontribusi perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia terhadap produk atau barangnya yang terkena tarif.
"Kami melakukan survei, bahwa impact terhadap tarif tidak besar karena tergantung dari sisi kontribusi perusahaan tercatat kita terhadap produk atau barang yang kena tarif," ujar Nyoman.
Pada perdagangan Selasa pukul 10.40 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau bergerak konsolidasi dengan menguat tipis 3,64 poin atau 0,05 persen ke level 6.904,57. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,85 poin atau 0,24 persen ke posisi 765,65.
BACA JUGA: Satu Rumah Sengketa di Lempuyangan Akhirnya Dieksekusi, Penghuni Tidak Dapat Kompensasi
Presiden Trump memutuskan tetap mengenakan tarif impor 32 persen kepada Indonesia, tidak berubah dari nilai "tarif resiprokal" yang diumumkan sebelumnya pada April 2025, meski proses negosiasi dengan pihak Indonesia terus berlangsung intensif.
"Mulai 1 Agustus 2025, kami akan mengenakan tarif kepada Indonesia hanya sebesar 32 persen untuk semua produk Indonesia yang dikirimkan ke Amerika Serikat, terpisah dari tarif sektoral lain," kata Trump dalam surat berkop Gedung Putih tertanggal 7 Juli yang ditujukan kepada Presiden RI Prabowo Subianto.
Dalam surat yang diunggah utuh di media sosialnya, dipantau di Jakarta, Selasa, Trump merasa bahwa AS harus bertindak mengatasi defisit perdagangan yang mereka alami setelah bertahun-tahun menjalin kerja sama dagang dengan Indonesia.
"Tolong pahami bahwa angka 32 persen ini jauh lebih sedikit dari yang diperlukan untuk menghilangkan disparitas defisit perdagangan dengan negara Anda," kata Trump dalam suratnya.
Apabila Indonesia dipandang melakukan tindakan balasan dengan menaikkan tarif, Trump mengancam akan membalas dengan menambah nilai tarif impor sesuai jumlah itu "ditambah tarif 32 persen yang kami tetapkan".
Namun demikian, Trump berjanji bahwa Indonesia tidak akan dikenakan tarif apabila "memutuskan membangun atau memproduksi produknya di Amerika Serikat", sembari menjamin bahwa permohonannya akan diproses dan disetujui dalam hitungan pekan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.
Ford Australia tarik 13.907 unit Ranger karena side curtain airbag berisiko gagal mengembang. Pengiriman dan test drive dihentikan sementara. Perbaikan gratis m
Super League 2026/2027 akan diwarnai dominasi pelatih asing. Dari 18 klub peserta, hanya Isen Mulang FC yang menunjuk pelatih lokal, Ade Suhendra.
General Motors menghentikan penjualan mobil baru Chevrolet di China setelah 21 tahun. Meski demikian, produksi tetap berlanjut untuk memenuhi pasar ekspor globa
Status desil bansos tiba-tiba naik meski kondisi ekonomi belum berubah? Ketahui penyebab kenaikan desil, dampaknya terhadap PKH dan BPNT, serta cara mengajukan