Malioboro Jadi Full Pedestrian, DPRD DIY Minta 4 Hal Disiapkan
DPRD DIY mendukung full pedestrian Malioboro, tetapi meminta parkir, transportasi, akses pedagang, dan dampak ekonomi disiapkan.
Investasi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY menawarkan solusi untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global, salah satunya ancaman tarif resiprokal Amerika Serikat (AS). Ketua Komtap Pembinaan dan Pengembangan Sekretariat Kadin DIY, Timotius Apriyanto mengatakan di Indonesia 60%-65% Gross Domestic Product (GDP) disumbang dari UMKM. Bahkan UMKM menyumbang 97% ketenagakerjaan di Indonesia.
Dia mengatakan UMKM di Indonesia jumlahnya juga cukup banyak, mencapai 65 juta. Sementara di DIY sekitar 345.000 UMKM, dan 210.000 di antaranya sudah punya Nomor Induk Berusaha (NIB) atau lebih dari 60%. Ini merupakan capaian tertinggi secara nasional, di mana rata-rata nasional masih di 30%.
"Secara konsep kita masuk ke ekonomi survival, menghadapi situasi ketidakpastian global akibat volatilitas geopolitik," ucapnya, Senin (14/7/2025).
Timotius mengatakan yang mesti dilakukan adalah kembali pada basic survival, yakni menguatkan ekonomi domestik yang berorientasi pada pasar domestik. Indonesia punya potensi yang besar dengan jumlah penduduknya yang mencapai 280 juta.
Melihat kondisi ini solusi pertama yang dia tawarkan adalah mendorong penggunaan produk dalam negeri. Seperti sebelumnya pada era Presiden Joko Widodo diluncurkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi dalam rangka Menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
"Namun sayangnya ketika konsumen disuruh memilih, kita menghadapi banjir produk dari Tiongkok, Vietnam, hingga Kamboja yang harga ritelnya itu separuh lebih rendah dari ritel kita dengan baju yang sama," ungkapnya.
Solusi kedua yang dia tawarkan adalah diversifikasi pasar ekspor, mencari segera pasar ekspor yang baru. Seperti di Eropa Timur, Timur Tengah, Afrika, dan beberapa negara di Asia.
Lebih lanjut dia mengatakan kunci dari diversifikasi pasar ekspor adalah daya saing. "Meningkatkan daya saing bisa dilakukan dengan debirokratisasi dan deregulasi. Diperlukan stimulus ekonomi sebagai terobosan," jelasnya.
Sebelumnya, Sekretaris Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) DIY, Susilo mengatakan pasar domestik sedang tidak baik-baik saja, gempuran barang-barang dari China membuat pasar domestik lesu. Barang-barang umum seperti meja, kursi, almari yang bisa diproduksi massal dengan mesin sulit bersaing.
Ia mengatakan kekuatan teman-teman Asmindo adalah di kayu solid yang banyak sentuhan craftsman. "Kalau domestik data persen persisnya susah terdeteksi, cuma banyak keluhan sulit untuk item-item barang umum sulit bersaing dengan barang China yang membajiri," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY mendukung full pedestrian Malioboro, tetapi meminta parkir, transportasi, akses pedagang, dan dampak ekonomi disiapkan.
Ganfan Yingying, kreator konten makanan dengan 1,2 juta pengikut, meninggal di usia 24 tahun akibat kebiasaan memuntahkan makanan. Simak pesan terakhirnya!
Penjualan mobil Agustus 2026 tembus 81.756 unit secara wholesales dan 83.422 unit retail, menjadi rekor tertinggi tahun ini.
Pasutri Suyanto dan Dwi Astutiningsih kembali bertarung menjadi Lurah Dengok, Playen, setelah duel serupa terjadi pada pemilihan 2018.
Apple Event 9 September digelar pukul 00.00 WIB. iPhone lipat dan iPhone 18 Pro menjadi produk yang paling dinanti.
FIFA ASEAN Cup 2026 masuk kalender FIFA Matchday sehingga Timnas Indonesia berpeluang diperkuat pemain abroad.