BEDAH BUKU: UMKM Didorong Naik Kelas lewat Penguatan Branding
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral
IKAPPESTY Wedding Expo Ke-12, sebuah pameran pernikahan terbesar dan terlengkap yang akan berlangsung di Jogja City Mall pada tanggal 18 – 20 Juli 2025. Ist
JOGJA– IKAPPESTY dengan bangga menggelar IKAPPESTY Wedding Expo Ke-12, sebuah pameran pernikahan terbesar dan terlengkap yang akan berlangsung di Jogja City Mall pada tanggal 18 – 20 Juli 2025.
Acara ini menghadirkan berbagai penawaran menarik, mulai dari ratusan vendor pernikahan terbaik hingga berbagai kegiatan inspiratif bagi calon pengantin.
BACA JUGA: 80 Ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Diluncurkan, Ini Harapan Prabowo
Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang transparansi dalam industri pernikahan, khususnya terkait kasus penipuan oleh Wedding Organizer (WO).
Dengan semangat untuk melindungi calon pengantin dari penipuan yang merugikan, IKAPPESTY mengajak calon pengantin untuk melihat track record dan melakukan pengecekan yang cermat sebelum memilih WO atau vendor lainnya.
Dengan menggandeng lebih dari 100 vendor terpercaya, IKAPPESTY Wedding Expo ini juga diharapkan menjadi platform yang efektif untuk membantu calon pengantin dalam mengkurasi vendor sesuai dengan konsep dan budget mereka.
"Kami percaya bahwa pendekatan ini bukan hanya tentang merencanakan pernikahan yang indah, tetapi juga tentang memberdayakan pasangan untuk membuat keputusan cerdas dan terinformasi," kata Dora Lina Bineri, Ketua IKAPPESTY.
Tak lupa menjadi tradisi dari Ikappesty mengadakan “Ikappesty Berbagi” dimana selalu menjadi pengingat untuk kita selalu berbagi dengan sesame yang membutuhkan.
Tak hanya itu, acara ini juga memberikan pengalaman interaktif melalui berbagai aktivitas, mulai dari konsultasi langsung dengan vendor hingga program undian menarik dengan hadiah-hadiah istimewa.
"Kami mengundang seluruh calon pengantin dan masyarakat umum untuk hadir dan merasakan kemeriahan pesta pernikahan ini," katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.