20 Tahun Gempa Jogja 2006 Jadi Pelajaran Penting bagi BNPB
BNPB menilai pengalaman penanganan gempa Jogja 2006 penting untuk membangun resiliensi berkelanjutan dan ketahanan masyarakat.
Ilustrasi Kereta Api bawa Avtur
Harianjogja.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat telah mengangkut dan mendistribusikan sebanyak 60.048 ton bahan bakar pesawat (avtur) ke Yogyakarta International Airport (YIA) pada periode Januari-Juli 2025.
“Pengangkutan avtur adalah salah satu layanan logistik strategis KAI. Dengan moda kereta api, distribusi bahan bakar menjadi lebih aman, efisien, dan tepat waktu untuk mendukung operasional bandara,” kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis.
“Setiap dua hari sekali, satu rangkaian kereta kami berangkat membawa avtur demi memastikan roda penerbangan di YIA terus berputar," katanya.
Anne mengatakan, sepanjang Januari-Juli tahun 2024 lalu, KAI telah mengangkut 54.543 ton avtur. Jumlah itu kemudian meningkat menjadi 60.048 ton pada periode yang sama pada tahun ini atau naik 10,09 persen.
Sementara, selama satu tahun di sepanjang 2024, total avtur yang diangkut mencapai 93.109 ton.
Selain menjaga kelancaran pasokan avtur, Anne mengatakan KAI Group juga menjadi pilihan utama transportasi penumpang menuju YIA.
BACA JUGA: Investasi untuk Pembangunan Kawasan Selatan DIY Didorong Pakai Sistem KPBU
Layanan KA Bandara YIA mencatat 1.620.339 pelanggan pada periode Januari-Juli 2025, naik dari 1.560.136 pelanggan pada periode yang sama tahun sebelumnya.
“Peningkatan ini membuktikan kereta api semakin menjadi moda favorit karena cepat, nyaman, terjangkau, dan terintegrasi langsung dengan bandara,” katanya.
Anne menegaskan bahwa peran KAI di YIA memberi dampak nyata bagi masyarakat dan perekonomian.
“Ketersediaan avtur yang lancar membuat penerbangan lebih terjamin, wisatawan lebih mudah menjelajahi destinasi unggulan Yogyakarta, dan pelaku usaha, termasuk UMKM, mendapat manfaat dari meningkatnya arus kunjungan,” ujar Anne.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BNPB menilai pengalaman penanganan gempa Jogja 2006 penting untuk membangun resiliensi berkelanjutan dan ketahanan masyarakat.
Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Presiden Abelardo de la Espriella memimpin langsung penanganan bencana.
Stafsus Menhan Lenis Kogoya meminta TPNPB menghentikan kekerasan terhadap warga sipil Papua serta tidak mengganggu peringatan HUT ke-81 RI.
film berdurasi 1 jam 38 menit tersebut memberikan gambaran visual mengenai dampak penyalahgunaan narkoba sekaligus upaya pencegahannya.
Enam tangki air bersih disalurkan Gerindra untuk warga Karangtengah, Imogiri, Bantul, yang kembali menghadapi krisis air saat musim kemarau.
Pembangunan gedung baru DPRD DIY di Jalan Kenari mencapai 84,832% dan lebih cepat dari target. Proyek ditargetkan rampung 6 Desember 2026.