El Nino Mengintai, Harga Pangan 2027 Perlu Diwaspadai
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Foto ilustrasi maskapai penerbangan. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Pertamina Patra Niaga mengembangkan bahan bakar ramah lingkungan yang dihasilkan dari minyak jelantah yakni Pertamina Sustainable Aviation Fuel (SAF) dalam rangka mendukung transisi energi.
“Melalui inovasi Pertamina SAF, Pertamina mendorong komitmen global terhadap pengembangan bahan bakar aviasi berkelanjutan," ujar Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga Pertamina Patra Niaga Alimuddin Baso dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (16/10/2025).
Alimuddin menambahkan, Pertamina Patra Niaga menjadi bagian penting dalam ekosistem tersebut, mulai dari penyediaan bahan baku hingga menjadi pemasar kepada maskapai penerbangan.
Pengembangan dan penerapan Pertamina SAF ke depan akan menjadi langkah nyata perusahaan dalam mendukung transisi energi di sektor penerbangan, sekaligus mempercepat pencapaian target Indonesia Net Zero Emission 2060.
Lebih lanjut, Alimuddin menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memperkuat layanan dan menghadirkan inovasi dalam mendukung transformasi energi yang lebih bersih di sektor penerbangan.
“Kami berkomitmen untuk memastikan layanan energi yang berkelanjutan melalui penyediaan avtur hingga ke pelosok negeri, tidak hanya di bandara utama tetapi juga di bandara perintis," katanya.
Saat ini, lanjutnya, Pertamina Patra Niaga mengoperasikan 72 Aviation Fuel Terminal (AFT) yang berperan penting dalam mendukung konektivitas dan menggerakkan perekonomian daerah.
Sementara itu, Ketua Umum Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Denon Prawiraatmadja, memberikan apresiasi atas peran aktif Pertamina Patra Niaga yang konsisten berkolaborasi dan berinovasi untuk mendukung penerbangan berkelanjutan di Indonesia.
“Kami akan berpartisipasi bersama Pertamina sebagai penyedia bahan bakar atau fuel provider yang mengedepankan isu global terkait Sustainable Aviation Fuel (SAF) pada Pertamina SAF Forum 2025," ujar Denon.
INACA mendukung penuh transformasi yang dilakukan Pertamina dalam pengembangan bahan bakar ramah lingkungan.
"Hal ini penting agar maskapai nasional kita dapat terus berkompetisi di kancah internasional,” kata Denon.
Pertamina Patra Niaga menerima penghargaan “The Most Outstanding Efforts and Commitment to Indonesia’s Aviation Excellence” dari Indonesia National Air Carriers Association (INACA). Apresiasi ini diberikan dalam acara Syukuran HUT ke-55 INACA.
Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga Pertamina Patra Niaga Alimuddin Baso menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas pengakuan terhadap kontribusi perusahaan dalam mendukung keberlanjutan serta kemajuan industri penerbangan nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.
Jalur pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani masih ditutup sementara setelah kebakaran berdampak pada 1.098,75 hektare kawasan.