584 Pekerja Kena PHK di DIY hingga Mei 2026, Disnakertrans Buka Suara
Disnakertrans DIY mencatat 584 pekerja terdampak PHK hingga akhir Mei 2026. Data disebut masih dinamis dan menjadi dasar pemetaan sektor rentan.
DPD HIPPI DIY berkunjung ke Kantor Harian Jogja, Selasa (28/10/2025). Anisatul Umah-Harian Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA—Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) 2025 akan digelar di The Rich Jogja Hotel, Yogyakarta, pada 10 November 2025 mendatang. Sekretaris Umum DPD HIPPI DIY, Achmad Rifai, mengatakan acara tersebut merupakan Rakernas kedua.
Ia mengatakan, sebagai mitra strategis pemerintah, DPD HIPPI DIY akan mengundang pemerintah pusat untuk hadir dalam Rakernas, yakni dari empat kementerian, utusan Presiden, serta sejumlah tokoh pengusaha nasional. Menurutnya, salah satu yang sudah mengonfirmasi hadir adalah mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.
Rifai menjelaskan, Rakernas ini akan dihadiri sekitar 300 pengusaha dari seluruh Indonesia, termasuk 10 delegasi asal Malaysia. Selain itu, perwakilan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga akan hadir, yakni PT Krakatau Steel Tbk.
"Harapan kami, kita selaku tuan rumah Rakernas bisa bermanfaat bagi HIPPI dan umumnya masyarakat sekitar," ujarnya saat berkunjung ke Kantor Harian Jogja, Selasa (28/10/2025).
Menurutnya, tema yang diangkat tahun ini adalah ‘Lawan Ketimpangan Kedaulatan Ekonomi Pribumi dalam Rangka Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera Menuju Indonesia Emas’, sedangkan tema spesifik Jogja-nya adalah ‘Tumandang Gumregah Migunani’.
Dia mengatakan, DPD HIPPI DIY akan menggelar beberapa rangkaian acara, salah satunya UMKM Expo yang akan dilaksanakan di lobi The Rich Jogja Hotel, diikuti oleh 25 UMKM nasional perwakilan DPD se-Indonesia.
"Selain expo, ada juga HIPPI Inspiration, yakni kami kenalkan pengusaha-pengusaha yang punya khas Jogja. Salah satunya Bakpia JOGKEM milik Ketua Umum," ucapnya.
Peserta juga akan diajak mengunjungi Gudeg Yu Djum di depan Kantor KR yang akan buka selama 24 jam. Menurutnya, acara grand opening akan digelar besok dan dihadiri Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo.
Selain itu, Rifai mengatakan peserta juga akan diajak mengunjungi Bijak Jawa, yang berlokasi di depan Kebun Binatang Gembira Loka, sebuah toko batik premium khas Jogja yang juga menyediakan lurik, blangkon, dan produk lainnya.
Menurutnya, peserta juga akan diajak ke kompleks perindustrian di Kulonprogo yang menjadi pusat industri plafon, dan kegiatan tersebut akan dihadiri Bupati Kulonprogo. Ia mengatakan, tempat usaha yang dikunjungi itu merupakan milik anggota DPD HIPPI DIY.
"Harapan kami, sebagai tuan rumah Rakernas bisa memberikan manfaat karena membantu promosi. Adanya Rakernas nanti juga membawa angin segar untuk ekonomi," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disnakertrans DIY mencatat 584 pekerja terdampak PHK hingga akhir Mei 2026. Data disebut masih dinamis dan menjadi dasar pemetaan sektor rentan.
DPRD Sleman menargetkan penghasilan PPPK, termasuk paruh waktu, dapat mencapai UMR pada 2027. Sebagian tenaga pendidik masih di bawah UMK.
Danantara menggarap 26 proyek hilirisasi senilai Rp225 triliun yang diproyeksikan menyerap 37.833 tenaga kerja langsung.
Karhutla di kawasan Gunung Bromo berdampak pada 899,35 hektare. Tim gabungan mengerahkan dua helikopter untuk water bombing.
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Kejagung memeriksa tiga saksi dalam kasus dugaan TPPU Febrie Adriansyah, terdiri atas satu pihak swasta dan dua saksi perbankan.