Tragis! Bocah SD di Ngawi Tewas Tenggelam Saat Menyelamatkan Temannya
Bocah SD 11 tahun di Ngawi tewas tenggelam saat menolong temannya di kolam bekas galian C sedalam 8 meter.
Kantor BPJS Kesehatan. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah akan memutihkan tunggakan iuran BPJS Kesehatan bagi 23 juta peserta JKN pada akhir 2025. Masyarakat dapat mengecek tunggakan dan mendaftar program ini lewat aplikasi, Pandawa, call center, atau kantor BPJS.
Mengutip lama resmi Kemenko Pemberdayaan Masyarakat (PM) pada Rabu (12/11/2025), dijelaskan bahwa langkah ini adalah upaya pemerintah menjamin akses kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia dan meningkatkan partisipasi dalam program JKN.
Dalam unggahan itu pula masyarakat disebut bisa menerima manfaat program ini dengan melakukan registrasi ulang sebagai peserta BPJS aktif. Kendati demikian, tidak semua peserta mendapatkan fasilitas pemutihan tunggakan tersebut.
Mereka yang akan menerima ini adalah masyarakat kurang mampu yang terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), peserta dengan status PBPU dan BP yang diverifikasi Pemda, dan yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sebagai informasi, berdasarkan laman resmi BPJS Kesehatan, jumlah peserta JKN hingga 30 September 2025 mencapai 281.882.607 peserta. Dari total itu, PBI mendominasi dengan 41,1% atau 115.924.702 peserta. Kemudian, diikuti 21,4% penduduk yang didaftarkan Pemda, 16,0% PPU swasta, PBPU 11,8%, hingga PPU penyelenggara swasta sebesar 7,2%.
Diketahui, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan bahwa pemerintah menyiapkan sekitar Rp20 triliun untuk memutihkan tunggakan iuran BPJS Kesehatan. Selain itu, dia pun menyebut BPJS Kesehatan diminta agar memperbaiki manajemennya.
Cara Cek Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan:
Via Mobile JKN
Pandawa
Call Center
E-Commerce
Cara Daftar Program Pemutihan Iuran BPJS Kesehatan:
Setelah mengetahui jumlah tunggakan, peserta bisa langsung mendaftarkan diri dengan langkah berikut:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Bocah SD 11 tahun di Ngawi tewas tenggelam saat menolong temannya di kolam bekas galian C sedalam 8 meter.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.
Kemenkes mengingatkan cara aman menyimpan dan mengolah daging kurban agar terhindar dari bakteri dan penyakit zoonosis saat Iduladha.