Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Foto ilustrasi layanan BPJS Kesehatan. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA — Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menegaskan kenaikan iuran belum menjadi pilihan utama untuk menjaga keberlanjutan keuangan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Menurutnya, langkah prioritas saat ini adalah menunggu realisasi suntikan dana dari pemerintah melalui Kementerian Keuangan sebesar Rp20 triliun.
“Ya, itu bukan pilihan pertama. Yang utama adalah suntikan dana dan saat ini masih dalam proses,” ujarnya usai rapat dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (8/4/2026).
Rasio Klaim Tembus 111,8 Persen
Di tengah upaya tersebut, kondisi keuangan JKN tengah menghadapi tekanan. Rasio klaim Dana Jaminan Sosial (DJS) pada Februari 2026 tercatat mencapai 111,8 persen.
Angka ini menunjukkan bahwa total klaim yang dibayarkan lebih besar dibandingkan penerimaan iuran.
Prihati menjelaskan, kondisi tersebut mengindikasikan biaya pelayanan kesehatan terus melampaui pendapatan, bahkan dengan tren yang meningkat.
“Jika berlanjut, defisit akan terus terakumulasi dan menekan kesehatan dana jaminan sosial,” jelasnya.
Dorong Upaya Preventif
Selain suntikan dana, BPJS juga menekankan pentingnya langkah preventif dalam menekan beban pembiayaan kesehatan.
Prihati mencontohkan perlunya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan, termasuk memastikan kepesertaan BPJS tetap aktif.
Menurutnya, prinsip gotong royong menjadi fondasi utama sistem JKN, di mana peserta yang sehat membantu yang sakit.
Iuran Masih Dikaji
Di sisi lain, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) masih mengkaji kemungkinan penyesuaian iuran BPJS Kesehatan.
Kajian ini dilakukan seiring meningkatnya biaya layanan kesehatan dan tekanan terhadap keberlanjutan program.
Sebagai catatan, penyesuaian iuran terakhir dilakukan pada 2020 melalui kebijakan pemerintah terkait program jaminan kesehatan nasional.
BPJS Kesehatan memastikan berbagai langkah akan terus ditempuh untuk menjaga keberlanjutan program JKN, baik melalui dukungan pendanaan, efisiensi, maupun peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Harga emas Pegadaian hari ini 3 Oktober 2026 masih stabil. Cek harga Antam, UBS, Galeri 24 dan buyback semua ukuran.
Jadwal Asian Games 2026 hari ini, Indonesia tampil di final sepak takraw dan padel serta masih punya peluang medali dari panjat tebing.
Kenali 6 tanda ban kendaraan harus diganti, mulai TWI, retakan, benjolan, tekanan angin hingga getaran saat berkendara.
ChatGPT kini punya fitur virtual try-on untuk melihat pakaian pada foto pengguna. Simak cara pakai dan batasannya sebelum membeli.
Harga tiket final Indonesia vs Thailand mulai Rp250 ribu hingga Rp1 juta. Cek kategori, syarat Garuda ID, dan cara belinya.