IHSG Melemah 0,12 Persen, Sektor Energi Jadi Penopang Penguatan Bursa
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Foto ilustrasi layanan BPJS Kesehatan. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA — Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menegaskan kenaikan iuran belum menjadi pilihan utama untuk menjaga keberlanjutan keuangan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Menurutnya, langkah prioritas saat ini adalah menunggu realisasi suntikan dana dari pemerintah melalui Kementerian Keuangan sebesar Rp20 triliun.
“Ya, itu bukan pilihan pertama. Yang utama adalah suntikan dana dan saat ini masih dalam proses,” ujarnya usai rapat dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (8/4/2026).
Rasio Klaim Tembus 111,8 Persen
Di tengah upaya tersebut, kondisi keuangan JKN tengah menghadapi tekanan. Rasio klaim Dana Jaminan Sosial (DJS) pada Februari 2026 tercatat mencapai 111,8 persen.
Angka ini menunjukkan bahwa total klaim yang dibayarkan lebih besar dibandingkan penerimaan iuran.
Prihati menjelaskan, kondisi tersebut mengindikasikan biaya pelayanan kesehatan terus melampaui pendapatan, bahkan dengan tren yang meningkat.
“Jika berlanjut, defisit akan terus terakumulasi dan menekan kesehatan dana jaminan sosial,” jelasnya.
Dorong Upaya Preventif
Selain suntikan dana, BPJS juga menekankan pentingnya langkah preventif dalam menekan beban pembiayaan kesehatan.
Prihati mencontohkan perlunya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan, termasuk memastikan kepesertaan BPJS tetap aktif.
Menurutnya, prinsip gotong royong menjadi fondasi utama sistem JKN, di mana peserta yang sehat membantu yang sakit.
Iuran Masih Dikaji
Di sisi lain, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) masih mengkaji kemungkinan penyesuaian iuran BPJS Kesehatan.
Kajian ini dilakukan seiring meningkatnya biaya layanan kesehatan dan tekanan terhadap keberlanjutan program.
Sebagai catatan, penyesuaian iuran terakhir dilakukan pada 2020 melalui kebijakan pemerintah terkait program jaminan kesehatan nasional.
BPJS Kesehatan memastikan berbagai langkah akan terus ditempuh untuk menjaga keberlanjutan program JKN, baik melalui dukungan pendanaan, efisiensi, maupun peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.