Pekan Raya Medika 2026 FK-KMK UGM Hadirkan Ruang Kolaborasi
Pekan Raya Medika 2026 FK-KMK UGM digelar 25–26 September dengan sekitar 1.000 pengunjung dan agenda riset, kesehatan, hingga inovasi.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY, Hermanto sambutan dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 dengan tema 'Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan' di Ballroom Kasultanan, Hotel Royal Ambarrukmo, Jumat malam (28/11/2025). Anisatul Umah-Harian Jogja.
JOGJA—Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) DIY menggelar Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 bertema “Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan” di Ballroom Kasultanan, Hotel Royal Ambarrukmo, Jumat (28/11/2025) malam.
Deputi Kepala Perwakilan BI DIY, Hermanto, memaparkan tiga catatan strategis dalam penguatan ekonomi DIY sepanjang 2025. Pertama, penguatan sektor pariwisata melalui quality tourism dan bundling atraksi, yang dinilai sebagai penopang utama perekonomian daerah. Kedua, peningkatan peran aktif masyarakat dalam pengendalian inflasi. Ketiga, mendorong investasi produktif untuk memperluas penyerapan tenaga kerja serta meningkatkan daya saing ekonomi DIY.
“Memasuki 2026, ekonomi DIY kami proyeksikan tumbuh positif pada kisaran 4,9% hingga 5,7% seiring konsumsi domestik yang tetap terjaga, interkoneksi antardaerah yang semakin kuat, serta berlanjutnya sejumlah proyek strategis di DIY,” kata Hermanto.
Untuk inflasi, ia memperkirakan tetap terjaga dalam rentang sasaran 2,5% ±1%, didukung sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan implementasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).
Hermanto menegaskan BI akan terus menjaga keseimbangan antara kebijakan pro growth dan pro stability. “Kedua arah kebijakan ini menjadi pondasi utama dalam menjawab tantangan sekaligus menangkap peluang di tengah dinamika ekonomi domestik maupun global,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemda DIY, pemerintah kabupaten/kota, Forkopimda, perbankan, instansi vertikal, akademisi, lembaga sosial keagamaan, asosiasi, pelaku usaha, media, serta seluruh pemangku kepentingan atas sinergi yang terjalin selama ini.
Di sesi berikutnya, Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyampaikan kondisi global yang masih penuh ketidakpastian. Ia menyinggung kebijakan proteksionis Amerika Serikat, tensi geopolitik yang berlanjut, serta dinamika global lain yang memengaruhi perekonomian berbagai negara.
“Prospek ekonomi global masih meredup pada tahun 2026 dan 2027,” ujar Perry sambil memaparkan lima karakteristik utama yang menjadi tantangan dunia.
Pertama, kebijakan tarif AS yang masih berlanjut hingga menekan perdagangan global dan melemahkan multilateralisme. Kedua, perlambatan ekonomi dunia, terutama AS dan Tiongkok, sementara Uni Eropa, India, dan Indonesia masih relatif baik. Ketiga, tingginya utang pemerintah dan suku bunga negara maju akibat defisit fiskal. Keempat, tingginya risiko sistem keuangan global yang dipicu transaksi derivatif berbasis mesin trading. Kelima, maraknya uang kripto dan stablecoin tanpa pengaturan yang jelas, sehingga diperlukan central bank digital currency.
“Gejolak global berdampak negatif ke banyak negara termasuk Indonesia. Dibutuhkan respons kebijakan yang tepat agar stabilitas terjaga dan pertumbuhan tetap kuat, tangguh, dan mandiri,” lanjut Perry. Ia bersyukur ekonomi nasional masih berdaya tahan. “Kuncinya hanya satu: sinergi.”
Presiden RI, Prabowo Subianto, turut menyampaikan refleksi setahun pemerintahannya. Ia menilai berbagai capaian ekonomi tidak terlepas dari kolaborasi para pengelola ekonomi nasional.
“Dalam satu tahun ini telah terbukti kepada rakyat Indonesia hasil-hasil nyata yang bisa dibanggakan. Saya merasa sangat dibantu tokoh-tokoh kunci dalam pengelolaan ekonomi,” ujarnya.
Prabowo menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama. “Saya bersyukur dibantu orang-orang hebat sehingga apa yang kita capai adalah hasil kita semua.”
Ia menegaskan pemerintahannya berkomitmen menjaga tata kelola yang baik. “Pemerintah yang saya pimpin menjalankan pemerintahan yang bersih, adil, dan terbebas dari penyelewengan dan korupsi,” tuturnya. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pekan Raya Medika 2026 FK-KMK UGM digelar 25–26 September dengan sekitar 1.000 pengunjung dan agenda riset, kesehatan, hingga inovasi.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
Prakiraan cuaca DIY Senin, 28 September 2026: suhu maksimum 33°C, udara kabur di Kota Jogja, Bantul, dan Kulonprogo. Cek rinciannya.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja Senin 28 September 2026, lokasi layanan, jam operasional, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Cek jadwal SIM Sleman Senin 28 September 2026, lokasi pelayanan, jam buka, jenis layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Cek jadwal DAMRI YIA-Jogja Senin 28 September 2026, lengkap dengan rute, jam keberangkatan, dan tarif promo Rp50.000.