Gempa M7,4 Telan Ratusan Nyawa, Kolombia Tetapkan Bencana Nasional
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Pabrik mobil - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menegaskan hingga kini belum ada usulan resmi mengenai insentif otomotif untuk 2026 yang masuk dari kementerian atau lembaga pembina sektor.
Meski begitu, Kemenko Perekonomian tetap membuka ruang diskusi apabila muncul usulan baru dari instansi terkait.
“Saat ini kami belum ada pembahasan kembali dan belum menerima usulan insentif dari Kementerian/Lembaga pembina sektor,” ujar Haryo dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (30/11/2025)
Ia menjelaskan, arah kebijakan pemerintah ke depan untuk industri otomotif akan difokuskan pada beberapa aspek strategis. Di antaranya penguatan rantai nilai lokal, peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), pengembangan infrastruktur pengisian kendaraan listrik, serta dukungan untuk transfer teknologi dan peningkatan kapasitas produksi nasional.
Dengan pendekatan tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya menjaga sektor otomotif sebagai salah satu pilar besar industri manufaktur nasional.
Haryo menyebut pembahasan insentif untuk industri otomotif 2026 perlu mempertimbangkan dinamika terbaru sektor tersebut. Data pemerintah menunjukkan industri otomotif mencatat penguatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, terutama pada segmen kendaraan listrik.
Penjualan kendaraan listrik roda empat meningkat hingga 18,27% pada 2025, sementara investasi kendaraan listrik berbasis baterai (KBLBB) mencapai Rp5,66 triliun pada tahun yang sama.
Di sisi lain, kendaraan konvensional masih mendominasi pasar dengan porsi sekitar 80,6%, sementara segmen roda dua terus tumbuh baik dari permintaan domestik maupun ekspor. Kondisi tersebut menunjukkan ekosistem industri otomotif kian stabil dan kompetitif.
“Pertanyaannya, apakah masih diperlukan insentif jika suatu industri sudah cukup kuat? Kami melihat ruang kebijakan yang ada dapat mulai dipertimbangkan untuk memperkuat sektor-sektor prioritas lain yang membutuhkan dukungan lebih besar, sembari tetap menjaga momentum positif industri otomotif,” tutup Haryo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.
Airlangga Hartarto memastikan pasokan Pertalite dan biodiesel Indonesia aman hingga akhir 2026 meski konflik global memengaruhi harga energi.