Pemda DIY Belum Terbitkan SE Baru Hantavirus, Warga Diminta Waspada
Pemda DIY belum menerbitkan SE baru terkait hantavirus. Dinkes tetap meningkatkan pengawasan dan mengimbau warga menerapkan PHBS.
Ilustrasi meteran listrik - ist/PLN
Harianjogja.com, JOGJA—Melalui program Light Up The Dream (LUTD), PT PLN (Persero) bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) menyalurkan sambungan listrik gratis kepada warga prasejahtera di Sleman sebagai dukungan pemerataan akses energi.
Melalui program Light Up The Dream (LUTD), PT PLN (Persero) bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) memberikan bantuan pemasangan sambungan listrik gratis kepada Assrodin, 59, warga Nogotirto, Gamping, Kabupaten Sleman. Sehari-hari ia berjualan kopiah keliling pada pagi hari dan menjadi guru ngaji sukarela pada malam hari.
Manajer PLN UP3 Yogyakarta, Sigit Hari Wibowo, mengatakan program LUTD merupakan wujud nyata kepedulian PLN untuk berbagi dan membantu sesama. Ia menyampaikan program ini tidak berhenti dan akan selalu memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Sampai akhir November ini, PLN telah menyambung listrik gratis sebanyak 118 keluarga di seluruh Yogyakarta," ujarnya dalam keterangan resminya yang dikutip, Senin (1/12/2025).
Menurutnya, PLN berharap dengan adanya sambungan listrik gratis, keluarga penerima manfaat bisa merasakan manfaat penuh, baik untuk kegiatan ibadah, belajar anak-anak, maupun membuka peluang usaha baru.
"Ini menjadi bentuk komitmen PLN untuk memastikan keadilan energi dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat," lanjutnya.
Assrodin menceritakan setiap hari memulai harinya pada pukul 07.00 WIB, menyusuri pasar menjajakan kopiah hingga siang hari. Ia mengatakan penghasilannya tidak menentu, kadang laku lima buah atau tidak sama sekali.
Kemudian, kata dia, sore harinya hingga malam mengabdikan diri di Pondok Pesantren Al-Ikhsan mengajar ngaji. Assrodin menyampaikan mengajar ngaji sifatnya relawan dan tidak ada bayaran. Ia menyebut sang istri juga turut membantu menopang ekonomi keluarga dengan bekerja menjaga toko.
Sempat menumpang di rumah mertua, ia mengaku akhirnya mendapatkan bantuan bedah rumah dari pemerintah. Akan tetapi, keterbatasan biaya membuat rumah tersebut berdiri tanpa aliran listrik.
"Sudah punya rumah, tapi bingung biayanya dari mana untuk pasang listrik,” kenangnya. “Saya tidak menyangka, rasanya seperti mimpi. Saya sangat bangga dan merasa dimudahkan oleh PLN," ujarnya.
PLN berharap sambungan listrik gratis LUTD terus memperluas akses energi bagi warga prasejahtera, sekaligus membuka peluang produktif di Sleman dan wilayah DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY belum menerbitkan SE baru terkait hantavirus. Dinkes tetap meningkatkan pengawasan dan mengimbau warga menerapkan PHBS.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Indomobil eMotor hadirkan 4 motor listrik di Jogja. Adora, Tyranno, Sprinto tawarkan fitur modern mulai Rp25 jutaan.
Arema FC hajar PSBS Biak 5-2 di Bantul. Joel Vinicius dan Dalberto cetak brace, trio Brasil jadi kunci kemenangan.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.