Kemiskinan DIY Satu Digit, Turun Tertinggi se-Jawa pada Maret 2026
Kemiskinan DIY turun menjadi 9,70% pada Maret 2026, tertinggi penurunannya di Jawa. Penduduk miskin berkurang menjadi 408.870 jiwa.
Foto ilustrasi impor dan eksport. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat ekspor DIY sepanjang Januari-Oktober 2025 mencapai 460,44 juta dolar AS, meningkat 5,68% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 435,71 juta dolar AS. Sektor industri menjadi motor penggerak utama ekspor dengan kontribusi sebesar 99,14% selama periode tersebut.
Statistisi Utama BPS DIY, Sentot Bangun Widoyono menyampaikan Amerika Serikat masih menjadi pasar terbesar dengan nilai ekspor 198,46 juta dolar AS dengan share 43,10%. Selanjutnya adalah Jerman sebesar 51,37 juta dolar AS atau 11,16% dan Jepang 34,04 juta dolar AS atau 7,39%.
"Kategori produk yang mendominasi ekspor secara tahunan antara lain pakaian bukan rajutan dan aksesorisnya, barang dari kulit samak, serta pakaian rajutan dan aksesorisnya," ujarnya.
Ia mengatakan khusus di Oktober 2025 ekspor DIY mencapai 45,37 juta dolar AS, secara tahunan (year-on-year/yoy) turun 7,05% dari Oktober 2024 sebesar 48,81 juta dolar AS. Menurutnya penurunan ini utamanya didorong oleh sektor industri pengolahan yang turun 7,71% pada Oktober 2025 yoy dengan andil sebesar 98,66% dari total ekspor DIY.
Di sisi lain ekspor sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan naik 100% dari 0,30 juta dolar AS pada Oktober 2024 menjadi 0,60 juta dolar AS pada Oktober 2025.
Lebih lanjut Sentot mengatakan total nilai impor DIY sampai Oktober 2025 sebesar 144,81 juta dolar AS, naik 5,77% dibanding periode yang sama tahun lalu. Menurutnya peningkatan ini didominasi impor bahan baku/penolong dengan andil 89,10%. Ia menyebut hal ini konsisten dengan struktur industri pengolahan DIY yang banyak bergantung pada bahan baku tekstil.
"Secara tahunan impor Oktober turun tipis 0,39% menjadi 15,25 juta dolar AS, terutama disebabkan oleh turunnya nilai impor bahan baku/penolong," ujarnya,
Meski demikian, Sentot mengatakan beberapa komoditas impor justru menunjukkan pertumbuhan, seperti kain rajutan dan kain tekstil dilapisi atau dilaminasi sedangkan impor komoditas filamen buatan mengalami penurunan.
Sentot menyampaikan Tiongkok masih menjadi negara asal utama impor dengan nilai 56,22 juta dolar AS, diikuti Hongkong 27,28 juta dolar AS, dan Amerika Serikat dengan nilai impor 24,13 juta dolar AS.
"Secara umum, DIY masih mengalami surplus neraca perdagangan selama Januari-Oktober 2025 dan kondisi tersebut menunjukkan adanya kenaikan dibanding periode yang sama tahun lalu," katanya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Yuna Pancawati mengatakan ekspor DIY Januari–Oktober 2025 lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun 2024 karena adanya kenaikan permintaan dari negara tujuan, untuk beberapa komoditi dengan dominasi sektor industri pengolahan.
"Serta adanya faktor eksternal seperti tren global yang ikut memengaruhi bertambah atau berkurangnya permintaan," ucapnya.
Dia menjelaskan terkait peningkatan ekspor DIY pada sektor sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan adalah didorong produk pertanian di mana ada kenaikan permintaan terutama pada komoditi salak.
Yuna memperkirakan ada optimisme peningkatan ekspor di 2026, meski diperkirakan tidak signifikan. Sebab menurutnya akan dipengaruhi oleh kondisi global. "Jika kondisi politik, ekonomi, dan sosial secara global membaik, tentunya akan mempengaruhi peningkatan ekspor," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemiskinan DIY turun menjadi 9,70% pada Maret 2026, tertinggi penurunannya di Jawa. Penduduk miskin berkurang menjadi 408.870 jiwa.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak naik pada Rabu 12 Agustus 2026. Emas Antam 1 gram naik menjadi Rp2,819 juta, sementara UBS Rp2,741 juta
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi Harian Jogja.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.