Media Vietnam Nilai John Herdman Masih Kalah dari STY dan Alfred Riedl
Media Vietnam menilai prestasi John Herdman bersama Timnas Indonesia masih berada di bawah Shin Tae-yong dan Alfred Riedl setelah Garuda gagal lolos fase grup A
Mobil listrik Vinfast VF8 yang akan diekspor sedang diangkut ke kapal di Haiphong, Vietnam pada Jumat (25/11/2022). Bloomberg/Linh Pham
Harianjogja.com, JOGJA—Ekonomi Vietnam mencatat pertumbuhan 8,02% sepanjang 2025, ditopang ekspor kuat dan lonjakan investasi asing.
Kinerja kuat ini didorong oleh sektor manufaktur yang agresif, arus investasi asing, serta aktivitas perdagangan internasional yang tetap tangguh. Pertumbuhan bahkan terpantau semakin menguat menjelang akhir tahun.
Data Kantor Statistik Nasional di Hanoi menunjukkan PDB Vietnam pada kuartal IV (Oktober–Desember) 2025 melesat 8,46%. Capaian ini melampaui seluruh proyeksi survei Bloomberg (median 7,7%) dan menjadi pertumbuhan kuartal keempat tercepat sejak 2011.
Meskipun sedikit di bawah target ambisius pemerintah sebesar 8,3%–8,5%, pertumbuhan Vietnam tetap menjadi salah satu yang tercepat di dunia.
"Pertumbuhan PDB 2025 tetap sangat menggembirakan dan melampaui seluruh perkiraan, didukung oleh ekspor yang tangguh serta peningkatan investasi publik," ujar Kepala Ekonom Ho Chi Minh City Securities, Pham Vu Thang Long, dikutip dari Bloomberg.
Sektor perdagangan luar negeri menunjukkan kinerja impresif dengan rekor surplus perdagangan sebesar 133,9 miliar dolar AS terhadap Amerika Serikat pada 2025. Angka ini naik 28% dari tahun sebelumnya, memosisikan Vietnam sebagai sumber defisit perdagangan terbesar ketiga bagi AS setelah Tiongkok dan Meksiko. Fenomena ini dipicu oleh pergeseran rantai pasok global yang semakin intensif ke Asia Tenggara.
Di balik pertumbuhan yang meroket, sektor keuangan mulai menghadapi tantangan likuiditas. Bank Sentral Vietnam mencatat penyaluran kredit meningkat 17,9% sepanjang 2025, sementara pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) hanya sebesar 14%.
Kesenjangan ini menimbulkan tekanan pada perbankan, sehingga otoritas moneter harus mengambil langkah stabilitas, termasuk transaksi swap dolar. Selain itu, tantangan inflasi diprediksi akan membayangi tahun 2026.
Kepala Departemen Harga Kantor Statistik Nasional, Nguyen Thu Oanh, menilai pengendalian inflasi berpotensi menghadapi tekanan berat akibat:
- Fluktuasi harga energi global.
- Kenaikan biaya logistik internasional.
- Risiko gangguan pasokan akibat konflik geopolitik dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Media Vietnam menilai prestasi John Herdman bersama Timnas Indonesia masih berada di bawah Shin Tae-yong dan Alfred Riedl setelah Garuda gagal lolos fase grup A
KMP Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok. Sebanyak 106 penumpang berhasil dievakuasi menggunakan sejumlah armada SAR.
Minat kuliah lulusan SMA dan SMK di DIY naik menjadi 46%, tetapi 30% calon mahasiswa berasal dari keluarga rentan secara ekonomi.
Gladi kotor HUT ke-81 RI digelar di Istana Merdeka. Sebanyak 81 pesawat dan helikopter mengikuti latihan demo udara.
Akun MyPertamina terblokir? Simak penyebab dan cara memulihkan akun, QR Code Subsidi Tepat, hingga layanan Pertamina 135.
Pembangunan gerai dan gudang KDMP di Gunungkidul mencapai 30 titik. Namun, muncul persoalan biaya listrik, air, dan persaingan usaha warga.