DIY Tertinggi Lansia di Indonesia, Tembus 17,83 Persen
DIY jadi provinsi dengan lansia tertinggi di Indonesia 17,83%. BPS sebut DIY masuk fase ageing population.
Rakerda II DPD Asita DIY Periode 2024–2029 di Royal Ambarrukmo. (istimewa)
Harianjogja.com, JOGJA—Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II DPD Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY periode 2024–2029 digelar di Royal Ambarrukmo dengan fokus penguatan inovasi pariwisata dan kolaborasi pemangku kepentingan. Hal ini ditegaskan dalam forum bertema “Go Beyond Ordinary” yang menjadi arah strategis pengembangan industri pariwisata DIY ke depan, Rabu (11/2/2026).
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata DIY, Ellya Shari, menekankan pentingnya sinergi antarpihak untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memperkuat dampak ekonomi bagi masyarakat lokal melalui sektor pariwisata.
"Serta manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal," ujarnya dalam keterangan resminya, Senin (16/2/2026).
Ketua DPD Asita DIY, Trianto Sunarjati, menjelaskan arah strategis organisasi dalam Rakerda II Asita DIY bertumpu pada tiga pilar utama, yakni inovasi, sinergi, dan harmonisasi. Pilar inovasi difokuskan pada pengembangan produk serta layanan pariwisata yang tetap menjaga nilai budaya dan prinsip keberlanjutan.
Pilar sinergi diarahkan pada penguatan kolaborasi antara asosiasi, pengelola destinasi, pemerintah daerah, serta mitra strategis guna meningkatkan kualitas layanan dan manfaat ekonomi lokal. Adapun harmonisasi bertujuan menyelaraskan kebijakan, standar, dan tata kelola agar seluruh program berjalan terpadu serta memberi dampak jangka panjang bagi industri pariwisata DIY.
"Ketiga pijakan strategis tersebut sejalan dengan tema Rakerda II, Go Beyond Ordinary, yang mengajak seluruh anggota memperkuat asosiasi melalui kreativitas, peningkatan kualitas, dan komitmen kolektif," jelasnya.
Trianto Sunarjati menambahkan tantangan industri pariwisata masa depan menuntut program kerja yang tidak hanya adaptif terhadap perubahan, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha dan masyarakat. Menurutnya, Rakerda II Asita DIY menjadi mesin penggerak untuk melahirkan program kerja yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Ia berharap forum ini dapat menjadi momentum konsolidasi program kerja, penguatan jejaring, serta penetapan langkah strategis bagi kepengurusan periode 2024–2029 dalam mendorong inovasi pariwisata DIY yang berdaya saing.
"Dengan komitmen pada inovasi berkelanjutan, sinergi yang kokoh, dan harmonisasi kebijakan, Asita DIY optimis mendorong kemajuan pariwisata yang inklusif, berdaya saing, dan lestari," lanjutnya.
Melalui Rakerda II Asita DIY tersebut, pelaku industri perjalanan wisata diharapkan mampu memperkuat kualitas layanan, memperluas jaringan kemitraan, serta meningkatkan kontribusi ekonomi sektor pariwisata bagi masyarakat lokal, seiring upaya memperkuat posisi DIY sebagai destinasi unggulan nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DIY jadi provinsi dengan lansia tertinggi di Indonesia 17,83%. BPS sebut DIY masuk fase ageing population.
Waspada Wangiri Fraud, modus missed call internasional yang bisa menguras pulsa dan membuat tagihan telepon membengkak.
Jepang, Uzbekistan, China, dan Australia lolos ke semifinal Piala Asia U-17 2026 usai melewati laga dramatis di perempat final
PSIM Jogja menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung malam ini. Tim tamu datang dengan tekanan besar dari ancaman degradasi.
OpenAI mewajibkan pengguna ChatGPT di Mac memperbarui aplikasi sebelum 12 Juni 2026 usai insiden keamanan siber internal.
Harga BBM naik per 17 Mei 2026. Solar BP-AKR dan Vivo tembus Rp30.890 per liter, Pertamax Turbo dan Dexlite juga naik.