Pembangunan SR Karanggedong Temanggung Tetap Jalan, Kapasitas Capai 2.500 Siswa
Pemkab Temanggung memastikan Sekolah Rakyat di Karanggedong tetap dibangun. Total lahan yang disiapkan mencapai 7,8 hektare.
Peternakan ayam broiler. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut tidak memicu kenaikan harga ayam di pasar meski permintaan meningkat. Hal ini ditegaskan Menteri Perdagangan Budi Santoso yang menyebut kepastian permintaan justru membuat produksi lebih terukur sehingga harga ayam cenderung stabil.
Pernyataan tersebut disampaikan saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Rabu (18/2/2026), ketika pemerintah menyoroti dinamika harga pangan menjelang periode konsumsi tinggi. Menurutnya, pola fluktuasi harga ayam selama ini lebih dipengaruhi perubahan permintaan pasar yang tidak menentu dibandingkan faktor program MBG.
Ia menjelaskan, ketika permintaan pasar tidak stabil, produksi ikut menyesuaikan sehingga harga mudah bergejolak. Namun dengan adanya program MBG yang menciptakan permintaan lebih pasti, produsen dapat merencanakan produksi secara lebih konsisten.
"Kalau dulu harga naik-turun karena permintaannya naik-turun. Permintaan naik turun, harga menjadi naik-turun. Justru sekarang ketika permintaan itu grafiknya begini (naik), ada kepastian. Justru produksi itu ngikutin ya, linear gitu, ngikutin permintaan sehingga harga malah cenderung stabil," kata Budi.
Mendag juga meminta masyarakat melihat kondisi harga secara menyeluruh dan tidak mengaitkan langsung kenaikan harga dengan program MBG. Ia menegaskan tidak ada lonjakan harga ayam secara tiba-tiba akibat implementasi program tersebut.
"Apakah terus tiba-tiba harga melonjak karena MBG? Kan nggak ada, semua harga kan bagus juga," ujarnya.
Selain itu, Budi mengungkapkan pihaknya telah berdiskusi dengan pelaku usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta produsen ayam. Dari hasil dialog tersebut, pelaku usaha menyampaikan bahwa kepastian permintaan dari program MBG justru membantu meningkatkan kapasitas produksi secara berkelanjutan.
Pemerintah, lanjutnya, tetap melakukan pemantauan harga dan pasokan pangan guna menjaga stabilitas pasar, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Ramadan dan Idulfitri yang biasanya diikuti peningkatan konsumsi masyarakat.
"Ini justru bagus, karena kami produksinya terus meningkat, dan pasti karena permintaan menjadi pasti. Kalau dulu, permintaan naik-turun kan tergantung pasar," katanya.
Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) per Kamis (13/2/2026), harga daging ayam ras tercatat Rp40.259 per kilogram. Sementara itu, telur ayam ras Rp30.570 per kilogram, telur ayam ras ukuran besar Rp13.640 per kilogram, Minyakita Rp16.020 per liter, serta cabai rawit Rp73.609 per kilogram, yang menunjukkan kondisi harga pangan relatif terkendali di tengah peningkatan permintaan menjelang HBKN.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemkab Temanggung memastikan Sekolah Rakyat di Karanggedong tetap dibangun. Total lahan yang disiapkan mencapai 7,8 hektare.
Veda Ega Pratama finis ke-11 di Moto3 GP Jepang 2026 dan meraih lima poin. Ia kini mengoleksi 105 poin di klasemen.
BGN mengakhiri moratorium aktivasi dapur dan mengaktifkan 480 SPPG. Total SPPG yang beroperasi kini mencapai 27.022 unit.
KWT Mekar Lestari Kulonprogo memanfaatkan pekarangan untuk pertanian, pangan, dan ekonomi warga hingga meraih penghargaan inovasi lahan terbatas.
Thailand vs Indonesia tersaji di final FIFA ASEAN Cup 2026. Anthony Hudson antusias menghadapi John Herdman di SUGBK Jakarta.
Remaja di Sragen ditembak airsoft gun hingga terluka. Pelaku kemudian dikeroyok dan dirawat di RSSP Sragen. Polisi masih menyelidiki.