PSEL Piyungan Olah 1.000 Ton Sampah per Hari, Investasi Rp3 Triliun
PSEL Piyungan ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan 18-20 MW listrik dengan investasi hingga Rp3 triliun.
Salah satu Pasar Murah yang digelar di Kulonprogo. – Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY (Disperindag DIY) akan menggelar tiga kali pasar murah selama Ramadan 1447 H/2026 untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kepala Disperindag DIY, Yuna Pancawati, menyampaikan pasar murah akan dilaksanakan satu kali di Pandak, Bantul dan dua kali di Kota Jogja. Setiap lokasi akan menyediakan 14 ton bahan pokok bagi masyarakat.
Komoditas yang dijual dalam pasar murah tersebut meliputi beras medium, beras premium, gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, telur ayam, bawang merah, dan bawang putih. Selain itu, tersedia pula komoditas pendukung seperti tepung tapioka, tepung beras, bawang bombay, beras merah, bumbu dapur, gula jawa, dan lainnya.
“Dengan total subsidi senilai Rp75 juta. Dibandingkan tahun sebelumnya nilainya [subsidi] sama Rp2.500 per kg,” ujar Yuna, Jumat (20/2/2026).
Dari sisi volume, terjadi peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Jika pada 2025 setiap kegiatan menyediakan 12 ton, tahun ini meningkat menjadi 14 ton per lokasi. Namun secara jumlah kegiatan sepanjang 2026 justru berkurang, dari 22 kali pada tahun lalu menjadi 18 kali tahun ini.
“Iya, karena keterbatasan anggaran,” tambahnya.
Yuna menjelaskan, sejumlah komoditas yang menjadi perhatian karena berpotensi mengalami kenaikan harga selama Ramadan antara lain telur ayam, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, serta beras. Kenaikan harga dipicu meningkatnya permintaan masyarakat menjelang dan selama bulan puasa.
Selain pasar murah, pada Maret 2026 Disperindag DIY juga akan menggelar operasi pasar di enam pasar pantauan di kabupaten/kota. Setiap lokasi akan mendapatkan pasokan sembilan ton komoditas, sehingga total distribusi mencapai 54 ton.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSEL Piyungan ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan 18-20 MW listrik dengan investasi hingga Rp3 triliun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek waktu keberangkatan dari tiap stasiun menuju Palur.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.