Pokemon Unite Indonesia Raih Perak, Lampaui Target Asian Games
Tim Pokemon Unite Indonesia meraih medali perak Asian Games setelah melampaui target awal perunggu dan menembus partai final.
Wakil Presiden ke-13 dan Ketua Penasihat CSED INDEF Makruf Amin menyampaikan keynote speech pada Sarasehan 99 Ekonom Syariah Indonesia 2026 di Jakarta, Selasa (24/2/2026). Sarasehan ini bertujuan untuk memberikan masukan konstruktif terhadap kebijakan ekonomi syariah Indonesia dalam mencapai tujuan Indonesia Emas 2045 dan visi sebagai pusat ekonomi syariah global. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu menilai industri perbankan syariah di Indonesia saat ini telah berkembang menjadi lebih kompetitif dibandingkan dengan perbankan konvensional.
Menurut Anggito, peningkatan daya saing tersebut mencerminkan transformasi ekosistem perbankan syariah nasional yang semakin matang. Hal ini ditopang oleh tingkat kepatuhan yang kian kuat terhadap prinsip syariah serta kemampuan bank syariah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan keuangan yang bebas dari unsur riba.
“Saya cukup yakin sekarang ini bank syariah itu lebih kompetitif daripada bank konvensional. Saya bisa buktikan dengan penelitian,” ujar Anggito di Jakarta, Selasa.
Ia menjelaskan, salah satu faktor utama yang mendorong daya saing perbankan syariah adalah keberhasilan dalam menawarkan skema penetapan harga (pricing) yang lebih kompetitif dan menarik bagi nasabah. Selain itu, kualitas pelayanan harian yang terus ditingkatkan juga dinilai menjadi nilai tambah yang signifikan.
Jika kedua aspek tersebut mampu dipertahankan secara konsisten, Anggito optimistis minat masyarakat terhadap bank syariah akan tumbuh secara alami, bahkan tanpa dukungan insentif khusus dari pemerintah.
“Selama bank-bank syariah bisa memberikan pelayanan yang baik, service yang prima, dan pricing yang kompetitif, nasabah akan datang dengan sendirinya,” katanya.
Lebih lanjut, Anggito mendorong para pelaku jasa keuangan untuk terus mengembangkan ekosistem keuangan syariah nasional secara bertahap dan inklusif. Menurutnya, penguatan ekosistem syariah perlu dibangun atas kesadaran kepatuhan terhadap prinsip halal sekaligus menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.
“Bertahap saja dan biarlah inklusif. Biarlah bank-bank syariah tumbuh dan memberikan pelayanan yang benar-benar memberi nilai manfaat,” ujarnya.
Anggito juga optimistis stabilnya pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran 5 persen dapat menjadi faktor pendukung meningkatnya permintaan terhadap layanan perbankan syariah. Pertumbuhan ekonomi yang sehat diyakini mampu menciptakan penawaran yang pada akhirnya mendorong permintaan secara berkelanjutan.
“Dengan pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen dan ekonomi yang terus bertumbuh, supply bisa menciptakan demand-nya sendiri,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tim Pokemon Unite Indonesia meraih medali perak Asian Games setelah melampaui target awal perunggu dan menembus partai final.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Cidro Asmoro tayang 8 Oktober di bioskop. Film ini membawa konsep Jawanisasi Modern dengan musik, drama dan komedi.
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut aturan impor KRL merupakan kewenangan Kemendag dan KAI belum mengajukan usulan resmi.
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.
Musim hujan diperkirakan mundur akibat El Nino. Pakar UGM meminta petani menyesuaikan kalender tanam dan memperkuat diversifikasi pangan.