Trump Hentikan Operasi Hormuz Seusai Saudi Tolak Akses Militer AS
Donald Trump menghentikan sementara Project Freedom setelah Arab Saudi menolak akses pangkalan dan wilayah udara militer AS.
Foto ilustrasi Tunjangan Hari Raya, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JOGJA—Tunjangan Hari Raya (THR) sering kali menjadi momen yang dinantikan banyak orang menjelang Lebaran sebagai tambahan pendapatan untuk berbagai kebutuhan.
Dana ini kerap dimanfaatkan mulai dari belanja kebutuhan hari raya, berbagi angpao dengan keluarga, keperluan mudik, hingga tambahan modal investasi.
Namun, tanpa perencanaan yang matang, dana THR juga berpotensi cepat habis dalam waktu singkat sehingga mengatur penggunaannya secara bijak menjadi hal yang sangat krusial.
Pandangan THR sebagai Gaji Ketigabelas
Perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi, Mike Rini Sutikno, menjelaskan bahwa THR pada dasarnya dapat dipandang sebagai “gaji ke-13” atau pendapatan tambahan di luar upah bulanan.
Dana ini memang ditujukan untuk menutup kebutuhan perayaan hari raya yang sifatnya tidak rutin karena pengeluaran pada periode tersebut umumnya meningkat signifikan.
Dalam perencanaan keuangan yang sehat, kebutuhan investasi biasanya sudah diambil dari gaji bulanan, namun jika ada penghasilan tambahan, dana tersebut tetap dapat dimanfaatkan untuk memperkuat portofolio.
“THR tetap bisa dimanfaatkan untuk menambah tabungan atau investasi, misalnya untuk memperkuat portofolio maupun melakukan diversifikasi,” katanya, Sabtu (7/3/2026).
Terkait instrumen investasi, Mike menekankan agar investor tidak langsung berfokus pada produk terlebih dahulu. Langkah yang jauh lebih penting adalah menilai kondisi kesehatan keuangan serta menentukan prioritas finansial masing-masing individu sebelum menempatkan dana.
Prioritas Dana Darurat di Tengah Ketidakpastian
Di tengah kondisi ketidakpastian global dan risiko perlambatan ekonomi, menjaga ketahanan finansial menjadi prioritas utama bagi setiap rumah tangga.
Oleh karena itu, sebelum mulai berinvestasi, investor wajib memastikan telah memiliki dana darurat yang ideal sebesar 6 hingga 12 kali pengeluaran bulanan. Setelah kebutuhan dasar tersebut terpenuhi, barulah instrumen investasi dapat dipertimbangkan dengan memilah kembali tujuan keuangan yang ingin dicapai.
Untuk tujuan jangka pendek seperti persiapan menikah dalam waktu satu tahun, instrumen berisiko rendah seperti deposito atau reksa dana pasar uang menjadi pilihan tepat.
Sementara itu, untuk tujuan jangka panjang seperti dana pendidikan anak atau pensiun, pilihan bisa lebih beragam seperti reksa dana saham atau emas.
Meskipun emas dan saham dapat berfluktuasi, dampaknya umumnya tidak terlalu signifikan jika investasi dilakukan dalam horizon waktu yang panjang sesuai profil risiko.
Pembagian Pos Pengeluaran THR yang Ideal
“Dengan demikian, pemilihan instrumen investasi harus didasarkan pada tiga hal utama: tujuan investasi, jangka waktu investasi, dan profil risiko masing-masing individu,” ujarnya.
Untuk menentukan porsi investasi dari THR, langkah pertama adalah mengidentifikasi terlebih dahulu kebutuhan pengeluaran hari raya yang berbeda bagi setiap orang. Besarnya biaya sangat bergantung pada rencana mudik, jumlah keluarga yang dikunjungi, serta tradisi perayaan yang dijalankan selama masa Lebaran berlangsung.
Sebagai panduan praktis, THR dapat dibagi ke dalam beberapa pos pengeluaran, misalnya 20% untuk zakat dan sedekah serta 20% untuk konsumsi hidangan hari raya. Alokasi lainnya dapat dibagi masing-masing 20% untuk busana baru, kebutuhan menyambut tamu di rumah, serta porsi terakhir 20% untuk tabungan atau investasi jangka panjang.
Pembagian ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara keperluan merayakan hari kemenangan dengan jaminan ketersediaan dana simpanan di masa depan bagi masyarakat luas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Donald Trump menghentikan sementara Project Freedom setelah Arab Saudi menolak akses pangkalan dan wilayah udara militer AS.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan