SE Mendikdasmen Terbit, 549 Guru Honorer Sragen Terancam Tergusur
Sebanyak 549 guru honorer di Sragen terancam berhenti mengajar pada 2027 usai terbit SE Mendikdasmen No. 7/2026.
Foto ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis, dibuat menggunakan Artificial Intelligence (AI).
Harianjogja.com, JAKARTA—Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah pada 2026 menyerap anggaran sekitar Rp19 triliun setiap bulan. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut besarnya anggaran program makan bergizi gratis tersebut mencerminkan skala pelaksanaan program prioritas nasional yang menjangkau puluhan juta penerima di seluruh Indonesia.
Perkembangan penyerapan anggaran program makan bergizi gratis juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam setahun terakhir. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan realisasi anggaran MBG yang pada akhir Februari 2025 baru sekitar Rp300 miliar kini melonjak hingga Rp39 triliun pada Februari 2026.
"MBG ini kira-kira Rp19 triliun satu bulan, Rp19,5 triliun saat ini. Jadi, dua bulan Januari-Februari sekitar Rp39 triliun," terangnya pada konferensi pers APBN KiTa edisi Maret 2026 di kantor Kemenkeu di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Kementerian Keuangan juga mencatat bahwa hingga 9 Maret 2026 realisasi anggaran program makan bergizi gratis telah mencapai Rp44 triliun. Angka tersebut setara dengan sekitar 13,1 persen dari total pagu anggaran MBG tahun ini yang mencapai Rp335 triliun.
Suahasil menjelaskan program makan bergizi gratis tersebut telah menjangkau sekitar 61,62 juta penerima manfaat yang dilayani melalui 25.000 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah Indonesia.
Jika dilihat dari sebaran wilayah, penerima program makan bergizi gratis terbesar berada di Pulau Jawa dengan jumlah sekitar 35,47 juta orang.
Sementara itu di wilayah Sumatra tercatat sekitar 12,63 juta penerima, di Kalimantan sekitar 2,63 juta penerima, di Sulawesi sebanyak 4,49 juta penerima, serta di Maluku-Papua sekitar 2,88 juta penerima.
Adapun wilayah Bali dan Nusa Tenggara mencatat sekitar 3,52 juta penerima program makan bergizi gratis tersebut.
Dari sisi kelompok penerima, program makan bergizi gratis mayoritas dinikmati oleh kalangan siswa dengan jumlah sekitar 49,9 juta orang pada Februari 2026.
Selain siswa, penerima program juga berasal dari kelompok masyarakat non-siswa seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta lanjut usia dengan total sekitar 10,5 juta orang.
"Tentu ini akan terus kita pastikan supaya dijalankan dengan tata kelola yang baik, dijalankan dengan efisien dan anggarannya tersedia untuk makan bergizi gratis ini," pungkas Suahasil.
Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyatakan akan terus memastikan program makan bergizi gratis berjalan dengan tata kelola yang baik, efisien, serta didukung ketersediaan anggaran yang memadai agar manfaatnya dapat menjangkau seluruh penerima secara berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Sebanyak 549 guru honorer di Sragen terancam berhenti mengajar pada 2027 usai terbit SE Mendikdasmen No. 7/2026.
Jadwal AVC Men’s Champions League 2026 hari ini menghadirkan duel Jakarta Bhayangkara Presisi vs Zhaiyk VC di Pontianak.
Oxford United melepas 10 pemain usai degradasi. Ole Romeny aman hingga 2028, sementara kontrak Marselino Ferdinan segera habis.
Meta disebut memasuki “Era Zombie” karena Facebook mulai ditinggalkan generasi muda di tengah belanja besar AI.
Harga tiket Piala Dunia 2026 melonjak hingga Rp52 juta akibat sistem adaptive pricing FIFA. Federasi kecil paling terdampak.
Apple resmi menghadirkan iPhone 17e di Indonesia dengan MagSafe, chip A19, dan Action Button. Harga mulai Rp13,4 juta.