89 Calon Haji Nonprosedural Dicegah Berangkat di Bandara Soetta
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Ilustrasi bank. Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA — Kinerja sektor perbankan nasional menunjukkan ketahanan yang solid di tengah tekanan ekonomi global. Pertumbuhan kredit yang tetap terjaga menjadi indikator kuat bahwa fundamental industri perbankan Indonesia masih berada dalam kondisi sehat, terutama pada kelompok bank milik negara atau Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Konsultan dan perencana keuangan Elvi Diana menilai, kemampuan bank-bank BUMN dalam menjaga pertumbuhan kredit dan profitabilitas tidak lepas dari struktur bisnis yang kuat serta dukungan pemerintah. Selain itu, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap perbankan nasional juga tetap tinggi di tengah ketidakpastian global.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kredit perbankan tumbuh 9,49 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp8.659,05 triliun per Maret 2026. Angka ini meningkat dibandingkan Februari 2026 yang tumbuh 9,37 persen yoy, menandakan tren positif intermediasi perbankan terus berlanjut.
CASA Jadi Kunci Efisiensi Perbankan
Menurut Elvi, dominasi dana murah atau current account saving account (CASA) menjadi salah satu faktor utama yang menopang efisiensi biaya dana perbankan. Dengan biaya dana yang lebih rendah, bank mampu menjaga margin bunga bersih tetap stabil meski dihadapkan pada tekanan suku bunga global.
Kondisi ini sejalan dengan teori bank efficiency structure yang dikemukakan oleh Harold Demsetz, di mana lembaga keuangan dengan efisiensi tinggi cenderung memiliki profitabilitas lebih baik dan daya tahan yang kuat saat terjadi krisis.
Peran Strategis BRI di Sektor UMKM
Salah satu contoh nyata kekuatan perbankan BUMN terlihat pada kinerja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Bank ini mencatat pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) sebesar Rp40,155 triliun pada kuartal I-2026, atau tumbuh 11,9 persen secara tahunan.
Kinerja tersebut tidak terlepas dari fokus BRI pada pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang terbukti menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional. Di tengah gejolak global, sektor UMKM relatif lebih tangguh dan mampu menjaga stabilitas permintaan kredit.
Digitalisasi dan Diversifikasi Perkuat Stabilitas
Selain itu, transformasi digital yang dilakukan perbankan BUMN juga memberikan dampak signifikan. Digitalisasi dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperluas inklusi keuangan, sehingga bank lebih mudah menjangkau masyarakat luas.
Di sisi lain, diversifikasi portofolio kredit juga menjadi strategi penting untuk menjaga kualitas aset tetap terkendali. Dengan penyebaran kredit ke berbagai sektor, risiko konsentrasi dapat ditekan.
Prospek 2026 Masih Positif
Elvi optimistis sektor perbankan nasional masih memiliki ruang pertumbuhan sepanjang 2026. Selama stabilitas makroekonomi terjaga dan permintaan kredit produktif tetap meningkat, bank-bank BUMN diperkirakan akan terus menjadi motor utama pertumbuhan intermediasi.
“Selama konsumsi domestik, sektor UMKM, dan investasi pemerintah tetap berjalan, bank BUMN seperti BRI akan terus menopang pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.
Dengan berbagai indikator positif tersebut, sektor perbankan Indonesia dinilai tetap berada di jalur yang kuat meski dihadapkan pada dinamika ekonomi global yang penuh tantangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.