Update Harga Pangan Hari Ini: Cabai, Beras, Daging Naik

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Sabtu, 30 Mei 2026 11:47 WIB
Update Harga Pangan Hari Ini: Cabai, Beras, Daging Naik

Telur Ayam - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—Harga sejumlah komoditas pangan strategis di tingkat nasional kembali menjadi sorotan. Berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga cabai rawit merah masih bertahan tinggi dan menyentuh Rp82.450 per kilogram (kg) pada Sabtu (30/5/2026) pagi.

Lonjakan harga cabai ini menjadi yang paling mencolok dibandingkan komoditas lainnya. Di sisi lain, harga telur ayam ras tercatat berada di level Rp30.500 per kg, relatif stabil namun tetap tinggi bagi sebagian masyarakat.

Selain cabai rawit merah, sejumlah bahan pokok lain juga menunjukkan harga yang bervariasi di tingkat pedagang eceran. Bawang merah misalnya berada di angka Rp50.750 per kg, sedangkan bawang putih dijual Rp38.500 per kg.

Untuk komoditas beras, harga masih terbagi dalam beberapa kategori. Beras kualitas bawah I tercatat Rp14.600 per kg dan kualitas bawah II Rp14.450 per kg. Sementara itu, beras kualitas medium I berada di Rp16.150 per kg dan medium II Rp16.000 per kg. Adapun beras kualitas premium atau super I dijual Rp17.400 per kg, serta super II Rp16.950 per kg.

Harga komoditas hortikultura lainnya juga cukup tinggi. Cabai merah besar dijual Rp73.050 per kg, cabai merah keriting Rp69.600 per kg, dan cabai rawit hijau Rp53.300 per kg.

Di sektor protein hewani, daging ayam ras segar berada di harga Rp39.200 per kg. Sedangkan daging sapi kualitas I mencapai Rp150.700 per kg dan kualitas II di angka Rp141.150 per kg.

Sementara itu, harga gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.250 per kg dan gula lokal Rp19.100 per kg. Untuk minyak goreng, harga curah berada di Rp20.550 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I Rp24.000 per liter, dan kemasan bermerek II Rp23.150 per liter.

Kondisi ini menunjukkan bahwa harga pangan nasional masih fluktuatif, dipengaruhi oleh distribusi, pasokan, serta faktor cuaca yang berdampak pada produksi. Masyarakat diimbau untuk bijak dalam berbelanja serta memantau perkembangan harga secara berkala.

Pemerintah dan otoritas terkait juga terus berupaya menjaga stabilitas harga melalui berbagai kebijakan, termasuk operasi pasar dan penguatan distribusi logistik agar lonjakan harga tidak semakin membebani daya beli masyarakat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online