Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rp69.750 per Kg, Telur Hampir Rp30 Ribu

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Sabtu, 27 Juni 2026 10:47 WIB
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rp69.750 per Kg, Telur Hampir Rp30 Ribu

Foto ilustrasi telur. - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA— Pergerakan harga pangan nasional kembali menjadi sorotan. Berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, sejumlah komoditas utama terpantau masih berada di level cukup tinggi pada Sabtu (26/6/2026) pagi.

Harga telur ayam ras tercatat mencapai Rp29.750 per kilogram (kg), sementara bawang merah menembus Rp50.950 per kg. Di sisi lain, bawang putih juga masih bertahan di level Rp43.600 per kg di tingkat pedagang eceran.

Untuk komoditas beras, harga relatif stabil meski berada dalam rentang yang bervariasi. Beras kualitas bawah I dan II masing-masing dipatok Rp14.600 per kg. Sementara itu, beras kualitas medium I berada di harga Rp16.300 per kg dan medium II Rp16.100 per kg.

Adapun beras kualitas premium atau super I dijual Rp17.600 per kg, sedangkan super II sedikit lebih rendah di angka Rp17.100 per kg.

Kenaikan juga terlihat pada kelompok komoditas cabai yang masih menjadi penyumbang inflasi pangan. Cabai merah besar dibanderol Rp53.100 per kg, cabai merah keriting Rp53.500 per kg, cabai rawit hijau Rp51.900 per kg, dan cabai rawit merah menjadi yang tertinggi dengan harga Rp69.750 per kg.

Sementara itu, harga daging ayam ras segar tercatat Rp37.200 per kg. Untuk daging sapi, kualitas I berada di harga Rp149.200 per kg dan kualitas II Rp140.200 per kg.

Komoditas gula pasir juga masih berada di level tinggi, dengan gula premium mencapai Rp20.300 per kg dan gula lokal Rp19.750 per kg.

Di sektor minyak goreng, harga minyak curah tercatat Rp20.550 per liter. Sedangkan minyak goreng kemasan bermerek I dijual Rp24.200 per liter dan kemasan bermerek II Rp23.350 per liter.

Secara umum, tren harga pangan nasional menunjukkan adanya tekanan pada sejumlah komoditas utama, khususnya cabai dan bawang. Kondisi ini menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat serta stabilitas inflasi pangan.

Pemerintah dan pemangku kebijakan diharapkan terus memantau perkembangan harga serta memastikan distribusi pangan tetap lancar guna menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online