BGN Evaluasi 63 Juta Data Penerima MBG, Fokus Daerah Stunting
BGN mengevaluasi 63 juta data penerima MBG dan memprioritaskan daerah berisiko stunting tinggi sesuai arahan Presiden Prabowo.
Kantor Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Jl.RP. Soeroso, Menteng, Jakarta. Antara/Muhammad Heriyanto
Harianjogja.com, JAKARTA—PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) segera memasuki fase penting menjelang pelaksanaan penuh tata kelola ekspor komoditas strategis nasional. Salah satu agenda yang kini tengah dipersiapkan adalah pengumuman jajaran pengurus baru DSI yang dijadwalkan dilakukan pada pekan depan.
Di saat yang sama, proses pembentukan organisasi masih terus berjalan. Danantara Indonesia saat ini melakukan seleksi ketat terhadap calon sumber daya manusia (SDM) yang akan mengisi berbagai posisi strategis di perusahaan pelat merah tersebut sebagai bagian dari persiapan implementasi kebijakan ekspor sumber daya alam (SDA).
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan proses seleksi masih berlangsung dan dilakukan secara cermat untuk memastikan individu yang bergabung memiliki kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
“Ini juga sedang dilakukan proses seleksi yang ketat, dan insya Allah, mudah-mudahan nanti minggu depan akan ada beberapa nama lagi yang akan diumumkan oleh Danantara menjadi bagian daripada tim,” kata Dony.
Dony menjelaskan pembentukan SDM PT Danantara Sumberdaya Indonesia tidak hanya melibatkan internal Danantara. Sejumlah kementerian dan lembaga strategis turut memberikan dukungan dalam proses penyiapan personel yang akan menjalankan mandat pengelolaan ekspor SDA nasional.
Pria yang juga menjabat Kepala Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu menyebutkan pihak yang terlibat antara lain Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Perdagangan (Kemendag), serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
“Jadi ini tidak hanya independen dilakukan oleh Danantara, tetapi juga kita mengharapkan support juga dari seluruh stakeholder yang terlibat dalam proses penataan ekspor kita, ekspor sumber daya alam kita ke depannya,” ujar Dony.
Selain fokus pada pembentukan tim, Danantara juga mempercepat pembangunan sistem teknologi yang akan menjadi tulang punggung operasional PT DSI. Pengembangan teknologi tersebut dipandang penting untuk mendukung pengawasan, pengelolaan, dan pelaksanaan transaksi ekspor komoditas strategis secara lebih efektif dan terintegrasi.
“Berkaitan dengan teknologi, kita juga sedang men-develop satu sistem yang baik. Tentu harapannya adalah bahwa ini amanah besar yang dititipkan oleh masyarakat Indonesia untuk mengelola sumber daya alam kita menjadi memberikan manfaat yang maksimal,” kata Dony.
Ia menegaskan Danantara berkomitmen menjalankan mandat pemerintah dengan prinsip keterbukaan serta siap menerima pengawasan publik dalam setiap tahapan implementasi program.
“Karena itu kami dari Danantara Indonesia akan berupaya sebaik mungkin dan dapat diawasi oleh masyarakat Indonesia dalam implementasi program ini,” ujarnya menambahkan.
Sebagai informasi, PT Danantara Sumberdaya Indonesia mendapatkan penugasan khusus dari pemerintah untuk mengelola sekaligus mengawasi transaksi ekspor sejumlah komoditas SDA strategis nasional. Pada tahap awal, komoditas yang masuk dalam cakupan pengelolaan meliputi batu bara, crude palm oil (CPO), dan ferro alloy.
Pemerintah menetapkan masa transisi implementasi PT DSI berlangsung mulai 1 Juni hingga 31 Desember 2026. Selama periode tersebut, perusahaan bersama para pemangku kepentingan terkait, termasuk pelaku usaha, akan membahas berbagai aspek strategis yang berkaitan dengan tata kelola ekspor SDA, termasuk mekanisme operasional serta penentuan patokan harga komoditas yang akan diterapkan dalam sistem baru tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BGN mengevaluasi 63 juta data penerima MBG dan memprioritaskan daerah berisiko stunting tinggi sesuai arahan Presiden Prabowo.
10 negara terbaik untuk solo traveling: Jepang, Korea Selatan, Singapura, Selandia Baru, Islandia, Portugal, Kanada, Swiss, Australia, Finlandia. Aman, nyaman,
Studi: manusia makin pendiam! Jumlah kata per hari turun 338 kata/tahun, dari 16.000 (2005) ke 12.700 (2019). Teknologi & perubahan sosial jadi pemicu. Simak se
Satpol PP Bantul menyoroti meningkatnya kenakalan remaja dan meminta orang tua memperketat pengawasan, terutama pada malam hari. Pelajar diimbau sudah berada di
Ferran Torres putus dari influencer Martina Hunter sebelum final, tapi tetap cetak gol kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2026. Kisah patah hati berbuah trofi ju
Satu jenazah diduga korban KM Nurul Salsa ditemukan di perairan Pulau Pamulikang, Pangkep. Operasi SAR hari ketujuh masih mencari 17 korban lainnya.