Harga Cabai Rawit Tembus Rp75 Ribu, Ini Daftar Pangan Terbaru

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Sabtu, 06 Juni 2026 10:07 WIB
Harga Cabai Rawit Tembus Rp75 Ribu, Ini Daftar Pangan Terbaru

Tanaman cabai - Ilustrasi/Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA – Harga sejumlah komoditas pangan di tingkat pedagang eceran nasional kembali bergerak variatif. Data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga cabai rawit merah menembus Rp75.700 per kilogram (kg), sementara telur ayam ras berada di level Rp30.400 per kg.

Data yang dihimpun di Jakarta pada Sabtu (6/6/2026) pukul 08.30 WIB tersebut menunjukkan tekanan harga masih terjadi pada sejumlah bahan pangan utama, terutama kelompok cabai dan beberapa jenis beras.

Cabai dan telur masih jadi pemicu harga

Komoditas cabai masih menjadi penyumbang fluktuasi harga terbesar. Cabai rawit merah tercatat Rp75.700 per kg, cabai merah besar Rp64.550 per kg, cabai merah keriting Rp61.000 per kg, serta cabai rawit hijau Rp55.350 per kg.

Sementara itu, telur ayam ras berada di harga Rp30.400 per kg, disusul daging ayam ras segar Rp38.150 per kg.

Untuk komoditas daging sapi, harga masih relatif tinggi dengan kualitas I mencapai Rp148.500 per kg dan kualitas II sebesar Rp140.100 per kg.

Harga beras masih beragam

Di sisi lain, harga beras nasional juga menunjukkan variasi berdasarkan kualitas. Beras kualitas bawah I tercatat Rp14.650 per kg, sedangkan bawah II Rp14.450 per kg.

Untuk kategori menengah, beras medium I berada di Rp16.200 per kg dan medium II Rp16.050 per kg. Adapun beras kualitas super I mencapai Rp17.500 per kg, sementara super II Rp16.950 per kg.

Bawang, gula, hingga minyak goreng

Komoditas bumbu dapur juga mengalami tekanan harga. Bawang merah tercatat Rp54.350 per kg dan bawang putih Rp38.850 per kg.

Untuk gula pasir, harga gula premium berada di Rp20.250 per kg, sedangkan gula lokal Rp19.100 per kg.

Sementara itu, minyak goreng curah dipatok Rp20.700 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek I berada di Rp24.050 per liter, dan merek II Rp23.200 per liter.

Tekanan inflasi pangan masih terasa

Kenaikan sejumlah komoditas ini menunjukkan bahwa tekanan inflasi pangan masih terjadi di pasar domestik. Cabai, telur, dan daging menjadi kelompok yang paling berpengaruh terhadap pergerakan harga kebutuhan pokok masyarakat.

Meski demikian, harga pangan bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pasokan, distribusi, serta kondisi cuaca di sentra produksi.

Pemerintah bersama Bank Indonesia terus memantau perkembangan harga untuk menjaga stabilitas inflasi dan memastikan ketersediaan pasokan pangan di pasar tetap terjaga.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online