Sebagian Massa Aksi Bertahan di Thamrin, Polisi Sterilkan Bundaran HI
Demo mahasiswa di Thamrin Jakarta belum bubar hingga malam. Polisi blokade Bundaran HI demi cegah kemacetan dan gangguan.
Foto ilustrasi telur. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Harga cabai rawit merah masih menjadi salah satu komoditas pangan dengan harga tertinggi di tingkat pedagang eceran nasional. Berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp74.550 per kilogram (kg) pada Sabtu (13/6/2026).
Selain harga cabai rawit merah yang masih tinggi, PIHPS juga mencatat harga telur ayam ras berada di level Rp30.100 per kg. Data tersebut dihimpun dari pemantauan harga pangan nasional pada pukul 09.17 WIB.
Komoditas bumbu dapur lainnya juga masih bertahan di level cukup tinggi. Harga bawang merah tercatat Rp55.450 per kg, sedangkan bawang putih mencapai Rp42.300 per kg.
Untuk kelompok beras, harga beras kualitas bawah I berada di angka Rp14.650 per kg, sementara beras kualitas bawah II dipatok Rp14.500 per kg. Adapun beras kualitas medium I dijual Rp16.250 per kg dan beras kualitas medium II mencapai Rp16.050 per kg.
Sementara itu, beras kualitas premium masih berada di level lebih tinggi. Beras kualitas super I tercatat Rp17.550 per kg, sedangkan beras kualitas super II dijual Rp17.000 per kg.
Pada kelompok komoditas cabai, harga cabai merah besar tercatat Rp61.300 per kg dan cabai merah keriting mencapai Rp56.150 per kg. Adapun cabai rawit hijau diperdagangkan pada kisaran Rp53.900 per kg.
Untuk sumber protein hewani, harga daging ayam ras segar berada di angka Rp37.200 per kg. Sementara itu, daging sapi kualitas I tercatat Rp148.600 per kg dan daging sapi kualitas II mencapai Rp139.650 per kg.
PIHPS juga mencatat harga gula pasir kualitas premium sebesar Rp20.250 per kg. Sedangkan gula pasir lokal dijual dengan harga rata-rata Rp19.150 per kg di tingkat pedagang eceran nasional.
Pada kelompok minyak goreng, harga minyak goreng curah berada di level Rp20.600 per liter. Sementara minyak goreng kemasan bermerek I tercatat Rp24.200 per liter dan minyak goreng kemasan bermerek II mencapai Rp23.300 per liter.
Data harga pangan nasional yang dirilis PIHPS Bank Indonesia tersebut menjadi salah satu acuan untuk memantau pergerakan harga kebutuhan pokok masyarakat, termasuk perkembangan harga cabai rawit merah, telur ayam ras, beras, daging, gula, dan minyak goreng di berbagai daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Demo mahasiswa di Thamrin Jakarta belum bubar hingga malam. Polisi blokade Bundaran HI demi cegah kemacetan dan gangguan.
Gempa magnitudo 7,8 di Mindanao Filipina tewaskan 61 orang, ribuan terluka, dan ratusan ribu warga terdampak bencana.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi pantau SPMB 2026 di Semarang, pastikan lancar, tanpa titip-menitip, dan sistem berjalan aman.
Harga Pertamax naik membuat pekerja di Jogja tetap pilih BBM non subsidi meski antre Pertalite makin panjang di SPBU.
Polda Metro Jaya gerebek dua lokasi judi berkedok arena game di Jakbar dan Jakut, amankan 60 orang dan ratusan mesin permainan.
India protes keras AS usai serangan kapal di Teluk Oman yang menewaskan tiga pelaut, memicu ketegangan diplomatik dan regional.