127 Pelajar DIY Terima Beasiswa Mentari Lazismu UMY
Lazismu UMY menyalurkan Beasiswa Mentari kepada 127 pelajar DIY dengan total dana Rp79,315 juta. Pendaftaran Beasiswa Sang Surya dibuka 22 Juli 2026.
Ilustrasi BBM/Ist. dok. Pertamina Patra Niaga
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketersediaan Pertalite menjadi perhatian masyarakat di tengah tingginya kebutuhan energi nasional. PT Pertamina Patra Niaga menegaskan stok Pertalite dalam kondisi aman dan penyaluran BBM subsidi tersebut tetap berlangsung normal di seluruh SPBU sesuai penugasan dari pemerintah.
Untuk menjaga kelancaran pasokan Pertalite, perusahaan melakukan pemantauan stok dan distribusi secara real-time di berbagai daerah. Langkah ini dilakukan agar kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan serta mengantisipasi potensi lonjakan permintaan di sejumlah wilayah.
"Selain memastikan stok Pertalite dalam kondisi tersedia dan distribusi ke seluruh SPBU berjalan normal, Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pemantauan secara real-time terhadap kondisi stok dan penyaluran BBM di seluruh wilayah agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Sabtu.
Menurut Roberth, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat pengelolaan rantai pasok energi nasional melalui dukungan berbagai infrastruktur strategis. Sistem tersebut mencakup terminal BBM, fasilitas penyimpanan, lembaga penyalur, armada distribusi, hingga sistem pemantauan yang terintegrasi di seluruh Indonesia.
Optimalisasi rantai pasok energi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan Pertalite dan kebutuhan energi masyarakat secara berkelanjutan di berbagai daerah.
Roberth menjelaskan jaringan infrastruktur energi yang tersebar dari Sabang hingga Merauke memungkinkan Pertamina menjaga keandalan pasokan sekaligus mempercepat respons apabila dibutuhkan tambahan suplai di wilayah tertentu.
"Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan khususnya dengan jaringan unit operasi kami di 8 Cabang Kantor Wilayah (Regional 1-8) dalam rangka melakukan langkah-langkah antisipatif untuk memastikan layanan energi kepada masyarakat tetap berjalan optimal," kata dia.
Ia menambahkan, perusahaan juga telah menyiapkan berbagai skema penguatan distribusi apabila terjadi peningkatan kebutuhan BBM di suatu daerah. Dengan mekanisme tersebut, pasokan Pertalite diharapkan tetap terjaga dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal.
Selain menjaga stok Pertalite, Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran BBM subsidi dilakukan sesuai regulasi dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
"Kami mengimbau masyarakat untuk bijak menggunakan energi dengan membeli BBM sesuai kebutuhan dan sesuai dengan peruntukannya serta sesuai dengan jenis kendaraan yang digunakan. Pertamina Patra Niaga akan terus menjalankan tugas penyaluran energi dengan optimal serta memastikan ketersediaan Pertalite bagi masyarakat tetap terjaga," kata Roberth.
Upaya menjaga stok Pertalite dan distribusi BBM subsidi tersebut terus dilakukan melalui koordinasi lintas wilayah dan penguatan sistem logistik energi nasional, sehingga layanan energi bagi masyarakat dapat berjalan lancar di seluruh jaringan SPBU Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lazismu UMY menyalurkan Beasiswa Mentari kepada 127 pelajar DIY dengan total dana Rp79,315 juta. Pendaftaran Beasiswa Sang Surya dibuka 22 Juli 2026.
Karyawan konveksi di Sewon, Bantul, ditangkap usai mencuri uang majikan Rp2,55 juta. Polisi menyebut uang hasil curian dipakai untuk bermain.
AHY membekali Taruna Akmil soal tantangan global, geopolitik, ekonomi, dan pembangunan jelang pelantikan oleh Presiden Prabowo.
BPOM menegaskan regulasi adaptif penting untuk mempercepat hilirisasi inovasi bioteknologi dan memperkuat daya saing industri farmasi.
Bulog mengusulkan beras SPHP premium bermerek Beras Kita untuk menekan kenaikan harga beras premium dan menjaga stabilitas pangan nasional.
Prabowo mengungkap ada pihak yang menolak B50 karena dinilai ingin Indonesia tetap impor BBM. B50 disebut hemat devisa hingga Rp170 triliun.