Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20.000, Ini Faktor Pemicunya

Newswire
Newswire Minggu, 13 September 2026 12:57 WIB
Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20.000, Ini Faktor Pemicunya

Pengendara sepeda motor mengantre pembelian BBM jenis Pertalite di SPBU Jogokariyan, Mantrijeron, Kota Jogja, pada Kamis (3/8/2026) siang. - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat

Harianjogja.com, BANTUL—Harga Pertamax berpotensi menembus Rp20.000 per liter apabila harga minyak mentah dunia tidak kembali turun ke kisaran US$60-US$70 per barel. Pertamina Patra Niaga menyebut gejolak geopolitik menjadi salah satu faktor utama yang membuat harga minyak dunia masih belum stabil.

Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto mengatakan perkembangan harga minyak mentah dunia menjadi salah satu faktor yang memengaruhi harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di dalam negeri.

Menurut Eko, kondisi pasar minyak global saat ini masih dipengaruhi konflik geopolitik di sejumlah wilayah, terutama kawasan Timur Tengah. Situasi tersebut membuat harga minyak dunia belum kembali ke level sebelum terjadinya krisis geopolitik.

“Jadi kalau berharap turun ke USD70 per barrel atau USD60 per barrel seperti sebelum terjadinya krisis geopolitik. Kita doakan semoga itu bisa terjadi, kalau tidak kondisinya akan berdampak seperti sekarang harga pertamax Itu akan Berkisaran antara dia atas 18.000 sampai 20.000,” kata Eko dalam Temu Media Nasional Subholding Downstream di Pertamina Fuel Terminal Rewulu, Bantul, Yogyakarta, Jumat (11/9/2026).

Konflik Timur Tengah Pengaruhi Harga Minyak

Eko menjelaskan konflik di Timur Tengah memberikan dampak yang lebih besar terhadap pasokan sekaligus harga minyak dunia. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah potensi gangguan terhadap jalur distribusi minyak mentah melalui Selat Hormuz.

“Karena Selat Hormuz merupakan urat nadi pasokan minyak mentah dunia. Akibatnya, harga minyak dunia belum stabil,” katanya.

Menurut Eko, situasi tersebut berbeda dengan dampak perang Rusia-Ukraina terhadap pasar energi global. Konflik di Timur Tengah dinilai memberikan pengaruh lebih besar karena berkaitan langsung dengan jalur strategis pasokan minyak dunia.

Dengan harga minyak mentah dunia yang masih berfluktuasi, harga BBM non-subsidi di dalam negeri telah mengalami sejumlah penyesuaian sejak awal September 2026.

Saat ini, harga Pertamax masih berada di level Rp15.950 per liter. Sementara itu, Pertamina telah menaikkan harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mulai 1 September 2026.

Sehari setelahnya, atau pada 2 September 2026, Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga untuk Pertamax Green 95.

Daftar Harga BBM Pertamina September 2026

Per 9 September 2026, harga Pertamax Green 95 ditetapkan sebesar Rp19.150 per liter. Harga tersebut naik Rp2.500 dari sebelumnya Rp16.600 per liter.

Adapun harga Pertamax Turbo kini dibanderol Rp19.600 per liter, meningkat dari Rp18.300 per liter pada Agustus 2026.

Harga Dexlite juga mengalami kenaikan menjadi Rp23.700 per liter dari sebelumnya Rp19.700 per liter. Sementara itu, Pertamina Dex ditetapkan Rp25.200 per liter, naik dari Rp21.150 per liter pada Agustus 2026.

Berbeda dengan BBM non-subsidi, harga BBM subsidi masih belum mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar dipatok Rp6.800 per liter.

Harga BBM Operator Lain Ikut Disesuaikan

Operator SPBU Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell telah melakukan penyesuaian harga BBM pada awal September 2026.

Pada Minggu (13/9/2026), harga BBM masih mengikuti patokan yang ditetapkan pada awal bulan tersebut. Untuk Pertamina, harga Pertamax Green 95 berada di level Rp19.150 per liter setelah dinaikkan pada 2 September 2026.

Harga tersebut naik Rp2.550 dibandingkan harga sebelumnya yang berada di level Rp16.600 per liter.

Kenaikan harga Pertamax Green 95 mengikuti penyesuaian harga sejumlah produk BBM non-subsidi yang telah dilakukan sehari sebelumnya, yakni pada 1 September 2026. Produk yang mengalami kenaikan mencakup Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite.

Secara terperinci, Pertamax Turbo kini dipatok Rp19.600 per liter, naik dari Rp18.300 per liter pada Agustus 2026.

Kemudian, harga Dexlite menjadi Rp23.700 per liter dari sebelumnya Rp19.700 per liter. Sementara itu, Pertamina Dex dipatok Rp25.200 per liter, meningkat dari Rp21.150 per liter pada Agustus 2026.

Adapun harga Pertamax masih berada di level Rp15.950 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 tetap Rp16.600 per liter.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online