Lamine Yamal: Spanyol Sama Sekali Tak Takut Hadapi Prancis
Lamine Yamal menegaskan Spanyol tak takut menghadapi Prancis di semifinal Piala Dunia 2026 usai menyingkirkan Belgia.
Rupiah. - Ilustrasi Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Kamis (18/6/2026) pagi. Mata uang Garuda tercatat melemah 94 poin atau 0,53% ke level Rp17.856 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp17.762 per dolar AS.
Pelemahan ini memperpanjang tren negatif yang sudah terjadi sehari sebelumnya. Pada Rabu (17/6/2026), rupiah juga ditutup turun 37 poin atau 0,21% dari Rp17.725 menjadi Rp17.762 per dolar AS. Kondisi ini mencerminkan pasar yang masih dibayangi ketidakpastian, baik dari faktor global maupun domestik.
Sentimen Global Masih Mendominasi
Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menyebut pergerakan rupiah saat ini sangat dipengaruhi oleh dinamika eksternal yang belum stabil. Salah satu faktor utama berasal dari perkembangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya hubungan antara Amerika Serikat dan Iran.
Optimisme sempat muncul setelah adanya wacana kesepakatan yang memungkinkan Iran kembali mengekspor minyak. Kesepakatan tersebut juga mencakup upaya memperpanjang gencatan senjata selama proses negosiasi berlangsung.
Namun, pasar masih bersikap hati-hati. Proses pemulihan produksi energi global dinilai tidak bisa berlangsung cepat, sementara sikap Israel yang belum sepenuhnya mendukung kesepakatan turut menambah ketidakpastian.
“Pasar masih wait and see karena banyak variabel yang belum jelas, terutama terkait stabilitas kawasan,” ujar Ibrahim.
Menanti Sinyal The Fed
Selain faktor geopolitik, perhatian pelaku pasar global juga tertuju pada kebijakan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve. Meski diperkirakan menahan suku bunga acuannya, investor menunggu sinyal arah kebijakan ke depan.
Proyeksi terkait kemungkinan penurunan suku bunga pada akhir tahun menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi arus modal global, termasuk ke negara berkembang seperti Indonesia.
Kebijakan Bank Indonesia
Dari dalam negeri, pasar menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang berlangsung pada 17–18 Juni 2026. Agenda ini menjadi perhatian setelah BI dalam beberapa periode terakhir menaikkan suku bunga acuan (BI Rate).
Kebijakan pengetatan moneter tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas rupiah sekaligus memperkuat kepercayaan investor terhadap pasar keuangan domestik.
Fundamental Domestik Masih Terjaga
Meski berada di bawah tekanan global, Indonesia dinilai masih memiliki daya tahan ekonomi yang cukup baik. Salah satu faktor penopangnya adalah strategi diversifikasi impor energi melalui kontrak jangka panjang dengan berbagai negara pemasok.
Langkah ini dinilai mampu mengurangi risiko gangguan pasokan energi dari kawasan Timur Tengah yang tengah bergejolak.
Rupiah Berpotensi Fluktuatif
Ke depan, pergerakan rupiah diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif. Kombinasi sentimen global, arah kebijakan bank sentral, serta perkembangan geopolitik akan menjadi faktor utama yang memengaruhi nilai tukar dalam jangka pendek.
Pelaku pasar pun cenderung bersikap hati-hati sambil menunggu kejelasan arah kebijakan moneter global dan stabilitas geopolitik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Lamine Yamal menegaskan Spanyol tak takut menghadapi Prancis di semifinal Piala Dunia 2026 usai menyingkirkan Belgia.
Anggota Komisi III DPR meminta hukuman mati bagi Febrie Adriansyah usai ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU.
Iran belum akan berunding dengan AS hingga Washington mengubah sikap. Selat Hormuz dan program nuklir menjadi isu utama.
Cari hardisk eksternal murah? Simak rekomendasi Toshiba, Seagate, dan WD lengkap dengan spesifikasi, harga, serta tips memilih.
Defisit APBN Semester I 2026 menyusut menjadi Rp196,5 triliun, namun belanja subsidi dan kompensasi melonjak hingga Rp233 triliun.
Karyawan konveksi di Sewon, Bantul, ditangkap usai mencuri uang majikan Rp2,55 juta. Polisi menyebut uang hasil curian dipakai untuk bermain.