5 Teknik Mengemudi Defensif agar Lebih Aman di Jalan Raya
Kenali lima teknik mengemudi defensif, mulai dari menjaga jarak aman hingga menghindari titik buta, untuk membantu mengurangi risiko kecelakaan.
Ilustrasi rupiah. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih ditutup melemah pada perdagangan Kamis (23/7/2026). Meski demikian, tekanan terhadap mata uang Garuda berangsur berkurang dibandingkan dengan kondisi saat awal perdagangan berlangsung.
Data Refinitiv menunjukkan rupiah ditutup pada level Rp17.890 per dolar AS atau terdepresiasi 0,08%. Posisi tersebut lebih baik dibandingkan saat pembukaan perdagangan ketika rupiah sempat tertekan 0,20% hingga menyentuh level Rp17.910 per dolar AS.
Pergerakan rupiah sepanjang hari berlangsung cukup dinamis. Mata uang Garuda bergerak dalam rentang Rp17.875 hingga Rp17.928 per dolar AS sebelum akhirnya mengakhiri perdagangan di level Rp17.890 per dolar AS.
Rentang pergerakan tersebut menunjukkan aktivitas pasar yang masih tinggi seiring respons pelaku pasar terhadap berbagai perkembangan ekonomi dan geopolitik yang menjadi perhatian investor.
Di sisi lain, indeks dolar Amerika Serikat atau US Dollar Index (DXY) justru mengalami pelemahan.
Pada pukul 15.00 WIB, indeks dolar tercatat berada di level 101,069 atau turun 0,06%. Sebelumnya, pada perdagangan sehari sebelumnya, DXY juga ditutup melemah ke posisi 101,125.
Pelemahan indeks dolar biasanya menjadi salah satu faktor yang dapat memberikan ruang penguatan bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Namun pada perdagangan kali ini, sejumlah sentimen lain masih memengaruhi pergerakan pasar domestik.
Pelaku pasar masih mencermati respons terhadap keputusan kebijakan moneter yang telah diumumkan Bank Indonesia (BI).
Selain faktor domestik, perhatian investor juga tertuju pada perkembangan konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang masih menjadi salah satu sumber ketidakpastian di pasar global.
Situasi geopolitik tersebut turut memengaruhi pergerakan aset keuangan dunia karena investor cenderung memantau perkembangan risiko yang dapat berdampak terhadap stabilitas ekonomi global.
Kondisi tersebut juga menjadi perhatian pelaku usaha yang memiliki kebutuhan transaksi berbasis dolar AS, mulai dari importir, eksportir, hingga sektor industri yang bergantung pada bahan baku dari luar negeri.
Pergerakan nilai tukar rupiah turut menjadi salah satu indikator yang dipantau karena dapat memengaruhi biaya transaksi internasional dan aktivitas perdagangan lintas negara.
Sementara itu, perkembangan kebijakan moneter global dan arah pergerakan dolar AS masih menjadi faktor yang akan terus diperhatikan pelaku pasar dalam beberapa waktu ke depan, bersamaan dengan perkembangan situasi geopolitik yang masih berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenali lima teknik mengemudi defensif, mulai dari menjaga jarak aman hingga menghindari titik buta, untuk membantu mengurangi risiko kecelakaan.
Cek jadwal KSPN dari Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini pada 29 Oktober 2026, lengkap dengan tarif dan jadwal pulang.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis, 29 Oktober 2026, tersedia 10 perjalanan dari pagi hingga malam untuk kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA 29 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan Jogja–YIA dan sebaliknya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.