Cat Mobil Berjamur? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Jamur pada cat mobil bisa merusak tampilan. Kenali penyebab dan cara membersihkannya dengan bahan sederhana hingga produk khusus.
Ilustrasi mobil listrik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meyakini penjualan mobil nasional sepanjang 2026 berpeluang melampaui target awal sebesar 850.000 unit. Apabila tren pertumbuhan terus berlanjut hingga akhir tahun, pasar otomotif nasional diperkirakan kembali mendekati level 1 juta unit yang terakhir tercapai pada 2023.
Optimisme tersebut didukung oleh kinerja industri otomotif sepanjang semester I/2026 yang menunjukkan pertumbuhan positif, baik dari sisi produksi maupun penjualan kendaraan.
Ketua Tim Kerja Industri Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) Kemenperin, Patia Junjungan Monangdo, mengatakan meskipun perekonomian global masih dibayangi ketidakpastian geopolitik dan perlambatan ekonomi, industri alat angkut tetap memberikan kontribusi sekitar 1,2% terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. Kontribusi itu setara dengan nilai tambah ekonomi lebih dari Rp284 triliun setiap tahun.
"Di tengah dinamika dan tantangan global, aktivitas produksi domestik kita tetap bergerak aktif dan berhasil mencapai 615.000 unit, tumbuh sebesar 11,3% dari tahun lalu," ujarnya di Jakarta, dikutip pada Kamis (23/7/2026).
Sejalan dengan peningkatan produksi, penjualan mobil juga mencatatkan pertumbuhan dua digit. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer mencapai 436.564 unit pada Januari–Juni 2026 atau naik 15,9% secara tahunan (year-on-year/yoy).
Sementara itu, penjualan ritel atau dari dealer ke konsumen tercatat sebanyak 433.848 unit pada periode yang sama. Angka tersebut meningkat 10,5% dibandingkan semester I/2025.
Melihat capaian tersebut, Kemenperin menilai peluang penjualan mobil nasional untuk kembali mendekati angka 1 juta unit semakin terbuka.
"Dengan tren pertumbuhan sekuat ini, kami optimis proyeksi penjualan domestik nasional awal tahun sebesar 850.000 unit dapat kita capai bersama, bahkan berpeluang bergerak maju mendekati batas psikologis 1 juta unit yang terakhir kita capai tahun 2023," jelas Patia.
Ia menambahkan, optimisme tersebut juga didukung oleh ketahanan industri otomotif nasional yang dinilai masih terjaga. Kondisi itu ditopang oleh masuknya investasi baru dari sejumlah produsen global serta harapan terhadap daya beli masyarakat yang tetap stabil hingga akhir tahun.
Meski demikian, industri otomotif masih menghadapi sejumlah tantangan pada paruh kedua 2026. Tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) yang bertahan di level 5,75% serta nilai tukar rupiah yang masih berada di kisaran Rp17.900 per dolar Amerika Serikat (AS) dinilai berpotensi memengaruhi permintaan kendaraan domestik.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah akan meluncurkan motor listrik nasional dalam beberapa pekan ke depan. Kendaraan roda dua tersebut diproyeksikan menyasar kalangan petani sebagai pengguna utama.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Panen Raya Padi, Tebu, dan Kedelai di lahan binaan TNI Lanud Abdulrachman Saleh di Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Jumat (17/7/2026).
"Sebentar lagi kita sudah punya motor nasional. Saya akan launching berapa minggu ini motor listrik nasional. Saya berharap nanti petani-petani kita minimal naik motor listrik," ujar Prabowo.
Menurutnya, peningkatan kesejahteraan petani diharapkan dapat mendorong kemampuan masyarakat untuk memiliki kendaraan pribadi, baik sepeda motor maupun mobil, guna mendukung aktivitas sehari-hari.
Sejauh ini, sudah banyak pabrikan di Indonesia yang mampu memproduksi motor listrik, di antaranya Polytron milik Grup Djarum, Alva milik Grup Indika Energy, Volta, United e-Motor, hingga Gesits.
Selain motor listrik, Prabowo juga menegaskan keinginannya agar Indonesia memiliki mobil nasional yang dikembangkan oleh anak bangsa sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian industri otomotif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Jamur pada cat mobil bisa merusak tampilan. Kenali penyebab dan cara membersihkannya dengan bahan sederhana hingga produk khusus.
Pemerintah menegaskan tidak ada rencana melarang seluruh vape. Kajian hanya difokuskan pada penyalahgunaan rokok elektrik untuk narkotika.
Pemkab Kulonprogo menggandeng UNY membuka program S2 jalur RPL bagi ASN yang dapat diselesaikan dalam waktu satu tahun.
Pemkot Jogja menargetkan seluruh reklame ilegal tuntas ditertibkan pada awal 2027. Satpol PP telah menertibkan 2.767 reklame insidental sepanjang 2026.
Kementerian Hukum menyiapkan sistem peradilan pidana terpadu untuk penanganan perkara kekerasan seksual, pelindungan anak, dan pekerja migran.
Mobil dinas Brimob dan KA Bandara mengalami kecelakaan di Sedayu, Bantul. Polda DIY memastikan tidak ada korban maupun gangguan operasional.