Peretas Bobol Perusahaan Senjata Israel, Curi 30 TB Data Militer
Peretas curi 30 TB data militer dari IMCO, pemasok tank Merkava Israel. Dokumen sensitif dan cetak biru senjata diduga bocor dalam serangan siber ini.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Kamis (9/4/2020)./JIBI-Dok. Bank Indonesia
Harianjogja.com, JOGJA—Nama Perry Warjiyo tidak dapat dipisahkan dari perjalanan Bank Indonesia dalam beberapa dekade terakhir. Pengunduran dirinya dari jabatan Gubernur Bank Indonesia pada 2026 menutup babak panjang pengabdian yang telah berlangsung sejak ia pertama kali bergabung dengan bank sentral pada 1984.
Selama lebih dari empat puluh tahun, Perry menjadi salah satu figur sentral dalam berbagai kebijakan ekonomi dan moneter Indonesia. Dari ruang riset ekonomi hingga kursi tertinggi di Bank Indonesia, perjalanan kariernya mencerminkan konsistensi panjang dalam dunia perbankan sentral.
Lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah, pada 1959, Perry menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) dan lulus pada 1982. Ketertarikannya pada bidang ekonomi moneter membawanya melanjutkan studi ke Amerika Serikat.
Di Iowa State University, ia berhasil meraih gelar Master pada 1989 dan kemudian menyelesaikan program doktor (Ph.D) pada 1991. Bekal akademik tersebut menjadi fondasi penting dalam perjalanan profesionalnya di bidang kebijakan ekonomi.
Karier Perry di Bank Indonesia dimulai pada 1984. Sejak saat itu, ia menempati berbagai posisi strategis yang berkaitan dengan kebijakan moneter, riset ekonomi, hubungan internasional, hingga transformasi kelembagaan.
Sebelum menduduki jabatan Gubernur BI, Perry pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter. Ia juga dipercaya menjadi Asisten Gubernur yang membidangi berbagai sektor penting, termasuk kebijakan moneter, makroprudensial, dan hubungan internasional.
Pengalaman internasionalnya semakin kuat ketika dipercaya menjadi Direktur Eksekutif International Monetary Fund (IMF) pada periode 2007 hingga 2009. Dalam posisi tersebut, ia mewakili 13 negara anggota yang tergabung dalam South-East Asia Voting Group.
Sekembalinya ke Indonesia, kariernya terus menanjak hingga diangkat menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia pada 2013. Lima tahun kemudian, Perry resmi dilantik sebagai Gubernur BI menggantikan Agus Martowardojo.
Selama memimpin Bank Indonesia, Perry dikenal mengusung pendekatan yang menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sistem keuangan. Strategi tersebut kerap disebut sebagai kebijakan pro growth dan pro stability.
Di bawah kepemimpinannya, BI aktif memperkuat koordinasi dengan pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi global, termasuk perlambatan ekonomi dunia, gejolak pasar keuangan internasional, hingga dampak pandemi Covid-19.
Salah satu warisan kebijakan yang paling dikenal publik adalah peluncuran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada 2019. Sistem pembayaran digital tersebut berhasil menyatukan berbagai platform pembayaran berbasis kode QR sehingga transaksi menjadi lebih mudah, cepat, dan aman.
QRIS kemudian berkembang menjadi salah satu infrastruktur pembayaran digital terbesar di Indonesia. Penggunaannya meluas dari kota-kota besar hingga pelaku usaha mikro dan pedagang kecil di berbagai daerah.
Selain transformasi sistem pembayaran, Perry juga berperan dalam berbagai kebijakan untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah tekanan ekonomi global. Berbagai langkah penguatan cadangan devisa, stabilisasi pasar keuangan, dan koordinasi kebijakan fiskal menjadi bagian dari pendekatan yang diterapkannya selama memimpin BI.
Dengan total pengabdian sekitar 42 tahun, Perry Warjiyo tercatat sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah modern Bank Indonesia. Perjalanannya mencerminkan transformasi bank sentral dari era konvensional menuju era digital yang semakin terintegrasi dengan perkembangan teknologi keuangan.
Kini, setelah memutuskan mengakhiri masa tugasnya lebih awal, warisan kebijakan dan reformasi yang dibangunnya akan tetap menjadi bagian penting dari perjalanan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peretas curi 30 TB data militer dari IMCO, pemasok tank Merkava Israel. Dokumen sensitif dan cetak biru senjata diduga bocor dalam serangan siber ini.
UAD membuka lowongan kerja dosen tetap dan tenaga kependidikan 2026. Tersedia 19 formasi di Fakultas Hukum, Kedokteran, administrasi, dan sistem administrator.
Kraton Yogyakarta mendorong museum bertransformasi menjadi ruang belajar yang interaktif dan inklusif bagi anak-anak melalui penyelenggaraan Gya!Dolan Sesarenga
Media asing seperti Financial Times dan Reuters menyoroti pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia. Analis menilai langkah ini berpot
Kris Dayanti meraih dua medali emas pada Kejuaraan Nasional Wushu Kungfu 2026. Prestasi di usia 51 tahun ini menjadi inspirasi bahwa semangat berprestasi tidak
Bajaj akan meluncurkan motor listrik terbarunya ke pasar ekspor lebih dulu sebelum India. Amerika Latin dipilih sebagai target utama karena permintaan kendaraan