Profil Aida S. Budiman, Deputi Gubernur Senior BI 2026-2031

Sunartono
Sunartono Minggu, 30 Agustus 2026 16:47 WIB
Profil Aida S. Budiman, Deputi Gubernur Senior BI 2026-2031

Aida S. Budiman resmi disetujui menjadi Deputi Gubernur Senior BI 2026–2031. Simak profil, karier, pendidikan, dan tugasnya. /Bank Indonesia.

Harianjogja.com, JAKARTA— Komisi XI DPR RI resmi menyetujui Aida S. Budiman untuk menduduki jabatan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) periode 2026–2031 pada Kamis (27/8/2026). Aida menjadi kandidat tunggal dalam proses tersebut dan telah melewati seluruh tahapan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di parlemen.

Penunjukan tersebut membawa Aida ke posisi strategis dalam struktur kepemimpinan bank sentral. Sebelumnya, perempuan kelahiran Bogor tahun 1965 itu telah menjabat sebagai Deputi Gubernur BI sejak dilantik pada 6 Januari 2022 berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 147/P Tahun 2021.

Masa jabatan Aida sebagai Deputi Gubernur BI sebenarnya baru berakhir pada 2027. Namun, pengunduran diri Perry Warjiyo sebelum masa jabatannya berakhir kemudian memicu rotasi kepemimpinan di jajaran Dewan Gubernur BI.

Pendidikan Aida S. Budiman

Aida memiliki latar belakang pendidikan ekonomi yang ditempuh hingga jenjang doktoral. Pendidikan sarjananya diselesaikan di bidang Sosial-Ekonomi Pertanian Agribisnis Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1987.

Setelah itu, Aida melanjutkan pendidikan master bidang Ekonomi di University of Southern California dan lulus pada 1996. Pendidikan akademiknya kemudian dilanjutkan hingga memperoleh gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) bidang Ekonomi dari Claremont Graduate University pada 2001.

Latar belakang pendidikan tersebut kemudian berpadu dengan pengalaman panjang Aida dalam kebijakan ekonomi dan moneter di Bank Indonesia.

Karier Panjang di Bank Indonesia

Sebelum dipercaya sebagai Deputi Gubernur BI, Aida lebih dahulu menduduki sejumlah posisi strategis di bank sentral.

Pada 2020–2022, Aida dipercaya sebagai Asisten Gubernur. Dalam posisi tersebut, ia mengawal Kebijakan Strategis Sektor Moneter, Bauran Kebijakan BI, serta harmonisasi dengan kebijakan ekonomi nasional.

Sebelumnya, Aida menjabat Kepala Departemen Internasional pada 2014–2018. Ia kemudian dipercaya menjadi Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter pada 2018.

Rangkaian posisi tersebut menjadi bagian dari rekam jejak Aida sebelum menduduki jajaran Dewan Gubernur Bank Indonesia.

Apa Tugas Deputi Gubernur Senior BI?

Posisi Deputi Gubernur Senior memiliki peran penting dalam pelaksanaan tugas Bank Indonesia. Berdasarkan Undang-Undang No. 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia yang telah beberapa kali diubah, terakhir melalui UU No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, terdapat sejumlah tugas dan kewenangan utama.

1. Mendampingi dan Mewakili Gubernur BI

Deputi Gubernur Senior membantu Gubernur BI dalam memimpin dan mengoordinasikan pelaksanaan tugas Bank Indonesia secara keseluruhan.

Dalam kondisi Gubernur BI berhalangan hadir atau mengundurkan diri, Deputi Gubernur Senior bertindak sebagai pemangku pimpinan utama atau melaksanakan tugas dan wewenang Gubernur BI.

2. Mengambil Keputusan dalam Dewan Gubernur

Sebagai anggota Dewan Gubernur dengan hak suara, Deputi Gubernur Senior turut berperan dalam penetapan bauran kebijakan (policy mix) Bank Indonesia melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG).

Bauran kebijakan tersebut mencakup kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran. Posisi ini juga membuat Deputi Gubernur Senior terlibat dalam keputusan strategis mengenai suku bunga acuan (BI-Rate), stabilisasi nilai tukar Rupiah, serta pengelolaan cadangan devisa negara.

3. Mengawasi Sektor Strategis BI

Deputi Gubernur Senior juga memiliki kewenangan untuk memimpin dan mengawasi kinerja departemen atau sektor strategis di lingkungan internal Bank Indonesia.

Pembagian bidang kerja tersebut ditetapkan berdasarkan keputusan dalam Rapat Dewan Gubernur.

4. Mewakili BI dalam Koordinasi Antar-Lembaga

Dalam menjalankan fungsi kelembagaannya, Deputi Gubernur Senior turut mewakili Bank Indonesia dalam koordinasi lintas lembaga.

Salah satunya melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bersama Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Selain koordinasi domestik, Deputi Gubernur Senior juga memiliki peran dalam memperkuat kerja sama internasional dengan bank sentral negara lain serta organisasi keuangan global.

Dengan pengalaman panjang di sektor kebijakan ekonomi dan moneter serta posisi sebelumnya sebagai Deputi Gubernur BI, Aida S. Budiman kini dipercaya menjalankan peran yang lebih strategis sebagai Deputi Gubernur Senior BI untuk masa jabatan 2026–2031.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online